Pernahkah Anda merasa frustrasi lantaran robot vacuum canggih di rumah hanya bisa berputar-putar di lantai dasar, sementara tangga dan anak tangga tetap menjadi wilayah kotor nan tak tersentuh? Selama bertahun-tahun, bpemimpin itu adalah tembok besar dalam otomatisasi pembersihan rumah. Namun, di CES 2026, Roborock tampaknya siap meruntuhkan tembok itu dengan sebuah terobosan nan bisa mengubah segalanya.
Robot vacuum telah berevolusi dari perangkat sederhana menjadi asisten rumah tangga pandai dengan navigasi LiDAR, pemetaan ruang 3D, dan keahlian mopping. Namun, satu perihal tetap menjadi mimpi: keahlian untuk beranjak antar lantai secara mandiri. Bagi pemilik rumah bertingkat, ini berarti tetap kudu membawa robot vacuum secara manual alias membeli beberapa unit. Sebuah solusi nan kurang elegan untuk teknologi nan digadang-gadang cerdas.
Jawaban atas dilema panjang ini akhirnya muncul dalam corak sebuah konsep nan tidak hanya menantang konvensi, tetapi juga mendefinisikan ulang apa artinya “robot pembersih otonom”. Roborock, melalui Saros Rover, tidak sekadar memperkenalkan fitur baru; mereka memperkenalkan sebuah paradigma baru.
Mengenal Saros Rover: Ketika Roda Bertemu Kaki
Roborock Saros Rover bukanlah robot vacuum biasa. Inilah nan diklaim perusahaan sebagai robot vacuum beroda-kaki pertama di dunia. Bayangkan dua personil badan nan diartikulasikan, dilengkapi roda di ujungnya, menggantikan roda alias sensor sederhana nan biasa kita lihat. Desain ini bukan untuk style semata, melainkan solusi mekanis brilian untuk masalah paling mendasar: tangga.

Konsep perangkat ini memungkinkannya untuk memanjat tangga dan membersihkan setiap anak tangga secara independen—sebuah prestasi nan belum pernah dicapai oleh robot vacuum tradisional manapun. Setiap kaki bergerak secara terpisah, mengangkat dan menurunkan sasis robot untuk menaiki undakan, menyesuaikan diri dengan lantai nan tidak rata, dan melintasi periode pemisah antar level. Dalam demonstrasi di lantai pameran CES, Saros Rover sukses memanjat lima anak tangga dalam waktu kurang dari 40 detik sembari membersihkan setiap langkahnya, dengan menjaga keseimbangan menggunbakal satu kaki sebagai penyangga saat bergulir di setiap pijakan.
AdaptiLift Chassis 3.0: Jantung dari Kemampuan Bertualang
Di kembali gerbakal lincah Saros Rover terdapat perangkat keras inti berjulukan AdaptiLift Chassis 3.0. Teknologi inilah nan memungkinkan robot menyesuaikan ketinggiannya secara bergerak dan mengatasi rintangan setinggi 3,3 inci. Kemampuan ini tidak hanya terpemisah pada tangga lurus. Rover diklaim dapat menangani tanjbakal curam, tangga melengkung, dan apalagi karpet berbulu tinggi (high-pile) nan sering menjadi kuburan bagi robot vacuum biasa.
Ini adalah lompatan signifikan dari sekadar “menghindari rintangan” menjadi “secara aktif menaklukkan medan”. Chassis nan dapat menaik-turunkan diri ini memberikan elastisitas nan sebelumnya mustahil, mengubah robot vacuum dari penunggu dataran rendah menjadi penjelajah sejati seluruh area rumah.
Dikendalikan AI: Otak di Balik Keberanian
Kecekatan mekanis saja tidak cukup. Untuk navigasi di lingkungan nan kompleks dan berubah sigap seperti rumah, dibutuhkan kecerdasan. Roborock memasangkan sistem mekanik canggih ini dengan navigasi berpatokan Kecerdasan Buatan (AI). Rover menggunbakal sensor spasial 3D dan pengenalan objek secara real-time untuk menghindari tabrbakal dan berpenyesuaian dengan lingkungan.
Bayangkan robot ini tidak hanya memandang sebuah mainan di lantai, tetapi juga memahami bahwa itu adalah halangan nan kudu dielakkan. Atau, mengenali perubahan tekstur dari lantai keramik ke karpet dan menyesuaikan daya hisap serta ketinggian sasis secara otomatis. Inilah nan membikin Saros Rover bukan sekadar mesin, melainkan asisten nan benar-betul memahami dan berintertindakan dengan ruang hidup Anda.
Status Pengembangan dan Masa Depan nan Belum Pasti
Di kembali semua kegembiraan, krusial untuk dicatat bahwa Roborock dengan jelas menyatbakal Saros Rover tetap dalam tahap pengembangan dan belum mempunyai tanggal rilis resmi. Bahkan, perusahaan tetap mempertimbangkan apakah bakal mengintegrasikan sistem mopping (pel) ke dalam kreasi akhir. Versi nan diperlihatkan di CES 2026 konsentrasi pada kegunaan penyedotan (vacuuming), dengan pembaruan di masa depan diharapkan dapat memperluas keahlian pembersihannya.
Kehati-hatian Roborock ini dapat dimengerti. Saros Rover mengikuti jejak upaya eksperimental perusahaan sebelumnya, seperti Saros Z70 nan dilengkapi lengan robot. Menurut laporan The Verge, Roborock tampaknya bergerak lebih hati-hati dengan model baru ini setelah menerima umpan kembali beragam pada kreasi eksperimental sebelumnya. Mereka tidak mau terjebak dalam konsep nan menarik di pameran tetapi tidak praktis di rumah nyata.
Harapan dan Tantangan: Berapa Harganya?
Satu pertanyaan besar nan tetap menggantung adalah soal harga. Roborock belum mengumumkan nomor pastinya, namun diperkirbakal Saros Rover bakal dibanderol lebih mahal daripada pendahulunya, Saros Z70, nan diluncurkan dengan nilai $2,599. Ini menempatkannya di segmen premium nan sangat tinggi, mungkin hanya terjangkau bagi early adopter dan mereka nan sangat mendambbakal solusi pembersihan benar-betul lengkap.
Namun, jika Roborock sukses menyempurnbakal teknologi ini dan membawanya ke pasar, Saros Rover bakal menumpama langkah besar dalam pembersihan rumah robotik. Terutama bagi pengguna di rumah multi-lantai nan telah menunggu selama bertahun-tahun untuk sebuah robot vacuum nan akhirnya bisa mengatasi tangga. Ini bukan sekadar upgrade fitur; ini adalah pemenuhan janji lama dari otomatisasi rumah: kebebasan sepenuhnya dari tugas membawa dan memindahkan perangkat pembersih.
Saros Rover, dalam corak konsepnya saat ini, adalah sebuah janji. Janji bahwa bpemimpin bentuk rumah kita tidak lagi menjadi bpemimpin bagi teknologi. Ia menantang kita untuk membayangkan rumah nan tidak hanya “pintar”, tetapi juga benar-betul “terlayani” oleh mesin-mesin otonom. Perjalanannya dari pameran CES ke rak toko mungkin tetap panjang dan penuh penyesuaian, tetapi satu perihal sudah jelas: masa depan pembersihan rumah tidak bakal pernah sama lagi.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·