Poco M8 Vs M8 Pro: Cuma Beda $100, Tapi Fiturnya Bikin Mikir Keras!

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Pernahkah Anda berdiri bimbang di depan etalase gadget, mengenting dua ponsel nan sekilas tampak kembar namun mempunyai selisih nilai nan cukup menggoda? Situasi inilah nan mungkin bakal Anda hadapi saat memandang POCO M8 dan saudaranya nan lebih “berotot”, POCO M8 Pro. Di atas kertas, keduanya tampak mirip, namun perbedaan nilai sekitar $100 (sekitar Rp1,5 jutaan) menyimpan cerita nan sangat berbeda tentang performa dan pengalkondusif pengguna.

POCO M8 datang sebagai pahmusuh bagi mereka nan mengutambakal durabilitas dan nilai ekonomis di kisaran nilai $200. Ponsel ini dirancang untuk “tahan banting” dalam penggunaan sehari-hari. Sementara itu, jenis Pro nan dibanderol sekitar $300 mencoba meningkatkan standar dengan janji performa lebih gahar, kamera superior, dan pengisian daya kilat. Pertanyaannya bukan sekadar mana nan lebih murah, tapi fitur mana nan sebenarnya Anda butuhkan agar tidak menyesal di kemudian hari.

Bocoran spesifikasi dan pertimpalan mendalam ini bakal membuka mata Anda tentang di mana letak duit ekstra tersebut bekerja. Apakah Anda cukup puas dengan kejagoan standar, alias Anda jenis pengguna nan menuntut kesempurnaan visual dan kecepatan tanpa kompromi? Mari kita bedah satu per satu, mulai dari kreasi hingga jeroan mesinnya, untuk menentukan mana nan layak masuk ssaya Anda.

Desain dan Layar: Lebih dari Sekadar Kosmetik

Secara fisik, POCO M8 dibangun dengan filosofi pragmatis. Fokus utamanya adalah durabilitas. Dengan sertifikasi IP66, ponsel ini sudah cukup handal menahan debu dan cipratan air, cocok bagi Anda nan aktif di luar ruangan tanpa mau terlampau was-was. Namun, jika Anda mencari nuansa nan lebih premium, Rumor Rilis jenis Pro menunjukkan peningkatan signifikan pada sektor proteksi.

POCO M8 Pro tidak main-main dengan pelindung layar Corning Gorilla Glass Victus 2 dan rating IP68/IP69K. Ini adalah level ketahanan nan biasanya hanya ditemukan pada ponsel flagship mahal. Layarnya pun mengalami peningkatan masif. Jika M8 standar menawarkan resolusi 1080 x 2392 nan sudah tajam, jenis Pro meloncat ke resolusi 1280 x 2772. Ditambah support HDR10+ dan Dolby Vision, pengalkondusif menonton movie di jenis Pro bakal terasa jauh lebih sinematik dibandingkan adiknya.

Dapur Pacu: Snapdragon 6 vs 7s Gen 4

Di sinilah perbedaan nilai mulai terasa sangat masuk akal. POCO M8 ditenagai oleh Snapdragon 6 Gen 3. Chipset ini sudah sangat mumpuni untuk multitasking moderat dan penggunaan harian nan efisien. Namun, bagi para gamer alias pengguna aplikasi berat, perbedaan performa bakal terasa nyata.

Varian Pro mengusung Snapdragon 7s Gen 4, sebuah Chipset Kencang nan menawarkan peningkatan CPU dan GPU signifikan. Stabilitas saat bermain game berat alias rendering video ringan bakal jauh lebih baik di model Pro. Selain itu, opsi RAM nan mencapai 12GB pada jenis Pro (dibandingkan maksimal 8GB pada M8 reguler) memberikan ruang napas lebih lega untuk aktivitas multitasking jnomor panjang.

Kamera: OIS dan Ultrawide Jadi Pembeda

Bagi pecinta fotografi, bagian ini mungkin bakal menjadi penentu keputusan akhir Anda. POCO M8 membawa kamera utama 50MP nan solid untuk kondisi sinar terang, namun fiturnya terbilang dasar. Anda tidak bakal menemukan lensa ultrawide di sini, nan mungkin membatasi produktivitas saat mau memotret lanskap luas.

Sebaliknya, POCO M8 Pro membawa artileri lengkap. Kamera utamanya memang sama-sama 50MP, namun sudah dilengkapi dengan OIS (Optical Image Stabilization). Fitur ini krusial untuk menghasilkan foto malam nan bening dan video nan stabil. Kehadiran lensa ultrawide 8MP dan kamera selfie 32MP (dibandingkan 20MP di M8) menjadikan jenis Pro jauh lebih elastis untuk beragam skenario pemotretan.

Baterai dan Charging: Kecepatan nan Mengubah Kebiasaan

POCO M8 sebenarnya sudah mempunyai baterai nan impresif sebesar 5520 mAh dengan pengisian daya 45W. Ini sudah lebih dari cukup untuk penggunaan seharian penuh. Namun, POCO M8 Pro membawa arti “baterai badak” ke level selanjutnya dengan kapabilitas 6500 mAh.

Yang paling mencengangkan adalah kecepatan pengisian dayanya. Dengan daya 100W, M8 Pro bisa terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 40 menit. Fitur ini sangat mengubah style hidup; Anda tidak perlu lagi mengisi daya semalaman. Cukup colokkan saat Anda mandi pagi, dan ponsel sudah siap tempur seharian. Mengingat tren Harga Smartphone nan fluktuatif, fitur future-proof seperti ini menjadi nilai tambah nan besar.

Secara keseluruhan, jika anggaran Anda ketat dan kebutuhan Anda hanya sepemisah komunikasi serta media sosial, POCO M8 adalah pilihan pandai nan sangat bernilai. Namun, jika Anda bisa menyisihkan biaya lebih, POCO M8 Pro menawarkan lompatan teknologi nan nyata—mulai dari layar superior, performa gaming, kamera OIS, hingga baterai monster—yang membuatnya terasa jauh lebih mewah dari selisih harganya.

Selengkapnya
Sumber Telset
-->