Siap-siap Ganti Hp! 14 Ponsel Xiaomi Ini Bakal “tamat” Di 2026

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Dalam bumi teknologi nan bergerak sangat cepat, siklus hidup sebuah smartphone seringkali terasa lebih singkat dari nan kita harapkan. Anda mungkin tetap merasa ponsel nan ada di genggkondusif saat ini mempunyai performa nan mumpuni, kamera nan tajam, dan baterai nan awet. Namun, realita pahit dari industri seluler adalah perangkat keras nan dahsyat tidak bakal berarti banyak tanpa support perangkat lunak nan berkelanjutan. Xiaomi, sebagai salah satu raksasa teknologi global, sekarang tengah bersiap untuk mengambil langkah tegas nan mungkin bakal mengecewbakal sebagian pengguna setianya.

Berdasarkan pembaruan lini masa perusahaan, Xiaomi sedang bersiap untuk menghentikan support perangkat lunak secara diam-diam untuk sekelompok besar ponselnya pada tahun 2026 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, support pembaruan bakal berhujung untuk 14 model smartphone nan mencakup tiga merek utama mereka: Xiaomi, Redmi, dan POCO. Daftar ini berisi campuran dari ponsel flagship nan pernah menjadi primadona, ponsel kelas menengah nan laku manis, hingga perangkat budget nan tetap digunbakal secara luas di beragam pasar, termasuk Indonesia.

Ketika support berakhir, ponsel-ponsel ini bakal secara resmi diklasifikasikan sebagai EoL alias End of Life. Istilah ini bukan sekadar semboyan teknis, melainkan sebuah “vonis” bahwa perangkat tersebut tidak bakal lagi menerima pembaruan Android, tidak ada jenis HyperOS baru, dan nan paling krusial, tidak ada lagi patch keamanan bulanan. Ini adalah momen di mana Anda kudu mulai mempertimbangkan langkah selanjutnya, terutama jika ponsel tersebut menyimpan data-data sensitif Anda.

Nasib Seri POCO dan Xiaomi Flagship

Salah satu nama besar nan masuk dalam daftar “pensiun” ini adalah seri nan sangat terkenal di kalangan gamer dan pengguna nan mementingkan performa, ialah POCO F5 dan POCO F5 Pro. Kedua ponsel ini memang dijadwalkan bakal menerima HyperOS 3 nan berpatokan Android 15. Namun, perlu Anda catat bahwa pembaruan tersebut bakal menjadi “salam perpisahan”. Setelah tanggal 9 Mei 2026, POCO F5 bakal berakhir menerima pembaruan perangkat lunak apa pun.

Tidak hanya lini POCO, jaliran ponsel flagship lhati-hati Xiaomi juga sedang mendekati garis finis. Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro bakal kehilangan support pada Maret 2026. Sementara itu, jenis Xiaomi 12T dan 12T Pro bakal memperkuat sedikit lebih lama, ialah hingga 13 Oktober 2026. Bagi pengguna Xiaomi 12 Lite, tanggal 1 Juli 2026 bakal menjadi hari terakhir support resmi diberikan.

Daftar HP Xiaomi EoL 2026

Selain seri F, lini POCO X-series juga tidak luput dari kebijbakal ini. POCO X5 dan X5 Pro 5G dijadwalkan mencapai status EoL pada Februari 2026. Ini tentu menjadi berita nan cukup mengejutkan mengingat ketenaran seri ini di pasar menengah.

Dampak pada Lini Redmi dan Risiko Keamanan

Di sisi Redmi, beberapa ponsel budget dan kelas menengah juga bakal terkena dampaknya. Daftar ini mencakup Redmi Note 12 Pro, Redmi Note 12 5G, Redmi 12C, dan Redmi 13C. Bahkan model entry-level seperti Redmi A2 dan A2+ juga masuk dalam daftar penghentian support ini. Kebijbakal hentikan dukungan ini menegaskan bahwa tidak ada segmen nilai nan benar-betul kondusif dari siklus usang teknologi.

Lantas, apa nan terjadi setelah pembaruan berhenti? Ponsel-ponsel ini tentu saja bakal tetap berfaedah seperti biasa. Aplikasi tidak bakal mendadak rusak, dan perangkat keras tidak bakal berakhir bekerja. Namun, masalah terbesarnya adalah keamanan. Tanpa patch keamanan, kerentanan baru nan ditemukan oleh peretas tidak bakal diperbaiki. Hal ini dapat menempatkan info pribadi Anda pada akibat seiring berjalannya waktu.

Jika smartphone Xiaomi, Redmi, alias POCO Anda muncul dalam daftar ini dan Anda sangat berjuntai padanya untuk info sensitif seperti perbankan, meningkatkan ke model nan lebih baru alias melirik flagship terbaru sebelum support berhujung mungkin merupbakal pilihan nan lebih aman.

Selengkapnya
Sumber Telset
-->