SEMARANGUPDATE.COM – Program training dan pengembangan upaya Gadepreneur 2026 menjadi angin segar bagi para pelsaya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Semarang.
Kegiatan nan berjalan di Aston Inn Semarang, Jumat (15/5/2026), dinilai bisa memberikan motivasi baru bagi pelsaya upaya agar lebih siap bersaing di era digital.
Sebanyak 360 peserta terpilih mengikuti program tersebut dari total 4.800 pendaftar dari beragam wilayah di Indonesia.
Para peserta berasal dari beragam bagian usaha, mulai kuliner, fashion, craft, hingga upaya imajinatif lainnya.
Salah satu peserta, Puput Anggraeni, pemilik upaya kuliner “Es Marem Bu Ning Jaganlan Semarang”, mengsaya mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti pelatihan.
“Saya mengikuti program ini lantaran mau memajukan usaha, meningkatkan penjualan, dan meningkatkan kelas upaya saya,” ujarnya.
Menurut Puput, training nan diberikan membuka pikirannya tentang pentingnya penemuan dalam menjalankan usaha, terutama mengenai strategi promosi, kualitas produk, hingga tampilan bungkusan agar bisa menarik pasar nan lebih luas.
“Selama ini saya berada di area nykondusif lantaran upaya ini sudah dikelola family sejak lama. Setelah mengikuti pelatihan, saya merasa kudu melakukan perubahan, memperbarui kemasan, dan lebih aktif memperkenalkan produk,” katanya.
Ia menilai materi nan diberikan para mentor sangat relevan dengan tantangan upaya saat ini, terutama bagi UMKM nan mau berkembang dan bisa bersaing dengan produk-produk besar.
Selain training bisnis, peserta juga dibekali materi mengenai literasi keuangan, penguatan branding, standarisasi produk, hingga digitalisasi upaya agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Program ini dirancang untuk membantu pelsaya UMKM memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kualitas upaya agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Materi nan diberikan tahun ini juga disebut lebih beragam dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi ekonomi dan tren upaya terkini.
Antusiasme peserta terhadap program ini terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan tingginya semangat pelsaya UMKM untuk terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi di wilayah masing-masing.
Program ini juga bakal dilanjutkan dengan sesi pendampingan dan rebranding upaya sebelum nantinya dipilih peserta terbaik untuk mendapatkan pembinaan lanjutan.
Melalui aktivitas tersebut, para pelsaya UMKM diharapkan bisa memperkuat branding, memperluas pasar, dan naik kelas menjadi upaya nan lebih modern dan kompetitif di tengah persaingan upaya nan semakin ketat. (*)
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·