Dprd Jateng Minta Pengawasan Hewan Kurban Iduladha 2026 Diperketat

Sedang Trending 3 jam yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026 diperkuat.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan hewan nan diperjualbelikan maupun disembelih berada dalam kondisi sehat dan kondusif dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya, aspek kesehatan hewan kurban kudu menjadi perhatian utama guna mengantisipasi penyebaran beragam penyakit hewan menular, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

“Menjelang Iduladha, pengawasan kesehatan hewan kurban kudu diperkuat agar masyarakat merasa kondusif dan hewan nan diperjualbelikan benar-betul sehat,” ujarnya di Kota Semarang.

Ia menuturkan, arus pengedaran dan mobilitas ternak biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang Iduladha.

Karena itu, pengawasan dari pemerintah wilayah berbareng petugas kesehatan hewan perlu dilakukan secara ketat.

Pemeriksaan kesehatan, lanjut dia, kudu dilakukan secara rutin mulai dari pasar hewan, letak penjualan ternak, hingga tempat pengedaran hewan kurban.

“Pemeriksaan kesehatan ternak kudu dilakukan secara maksimal untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Berdasarkan info Dinas Pertanian dan Peternbakal Jawa Tengah, kebutuhan hewan kurban pada 2026 diperkirbakal mencapai sekitar 605.817 ekor.

Jumlah itu terdiri atas 135.772 ekor sapi, 3.224 ekor kerbau, 336.096 ekor kambing, serta 130.725 ekor domba.

Sementara itu, kesiapan ternak di Jawa Tengah tercatat mencapai sekitar 982.149 ekor. Rinciannya ialah 172.172 ekor sapi, 4.023 ekor kerbau, 580.963 ekor kambing, dan 224.991 ekor domba.

Dengan jumlah tersebut, Jawa Tengah dinilai bisa memenuhi kebutuhan hewan kurban di wilayahnya sendiri sekaligus menyuplai ternak ke sejumlah wilayah lain.

Kondisi ini juga disebut menjadi pesenggang ekonomi nan menjanjikan bagi para peternak lokal.

Selain pengawasan, Saleh juga meminta pemerintah wilayah terus menggencarkan edukasi kepada peternak mengenai pencegahan penyakit hewan, tata langkah perawatan ternak nan baik, hingga pentingnya vaksinasi.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih jeli saat membeli hewan kurban, termasuk memastikan hewan nan dipilih dalam kondisi sehat dan mempunyai surat keterangan kesehatan hewan.

“Masyarakat juga kudu teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan hewan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” ujar Mohammad Saleh.

Ia berambisi penyelenggaraan Iduladha tahun ini melangkah lancar dengan support pengawasan kesehatan hewan nan optimal sehingga masyarakat dapat berkurban dengan kondusif dan nyaman. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->