SEMARANGUPDATE.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, terus mempercepat pemgedung prasarana di beragam wilayah kota.
Upaya tersebut mencakup peningkatan jalan utama, pembenahan jalan lingkungan, hingga normalisasi saluran air guna menjaga kelancaran mobilitas, meningkatkan keselamatan, serta meminimalkan potensi genangan dan banjir.
Salah satu hasil nyata terlihat pada perbaikan Jalan Pramuka di Kelurahan Pudakpayung nan sekarang telah rampung dan diresmikan berbareng Anggota Komisi V DPR RI, Mochamad Herviano Widyatama pada Selasa (28/4).
Jalan tersebut sekarang menjadi akses krusial bagi masyarakat di area atas Kota Semarang.
Perbaikan Jalan Pramuka merupbakal bagian dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan nilai perjanjian sebesar Rp18,9 miliar.
Proyek ini meliputi pelebaran jalan dari semula 4,5 meter menjadi 5,5 meter, serta pemgedung drainase sepanjang 2,3 kilometer.
Agustina menjelaskan bahwa Jalan Pramuka mempunyai posisi strategis lantaran menghubungkan area pendidikan dan permukiman di wilayah atas kota.
“Jalan Pramuka ini adalah ikon Kota Semarang bagian atas nan menghubungkan dua pusat pendidikan besar, UNDIP dan UNNES. Jalan ini menjadi jalur utama nan banyak dilalui mahasiswa dan masyarakat setiap hari,” ujar Agustina.
Ia menambahkan, perbaikan jalan tersebut memberikan akibat langsung bagi masyarakat, seperti waktu tempuh nan lebih singkat, meningkatnya keselkajian akibat kondisi jalan nan lebih baik, serta kenyamanan dalam berkegiatan sehari-hari.
“Peresmian ini bukan sekadar perbaikan jalan, tetapi jalur penghubung angan nan membuka akses, memperkuat konektivitas, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
Pemgedung ini merupbakal hasil sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY, serta support DPR RI Komisi V.
Anggota DPR RI Komisi V, Mochamad Herviano Widyatama, menegaskan pihaknya bakal terus mengawal pemgedung prasarana di Kota Semarang agar dapat melangkah maksimal dan tepat sasaran.
“Program pemgedung ini merupbakal bagian dari kerjasama antara pemerintah pusat dan wilayah nan terus kami dorong. Harapannya, prasarana nan dibangun dapat memberikan faedah nyata bagi masyarakat serta mendukung konektivitas wilayah,” ujar Herviano.
Agustina kembali menekankan bahwa percepatan pemgedung di Kota Semarang tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan support beragam pihak.
“Wali Kota Semarang tidak bisa melangkah sendiri. Dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PU, peran DPR RI, serta sinergi beragam pihak menjadi kunci agar pemgedung bisa melangkah lebih sigap dan manfaatnya langsung dirasbakal masyarakat,” tegas Agustina. (*)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·