Disdag Kota Semarang Siapkan Revitalisasi Pasar Tradisional, Libatkan Pedagang Dalam Penyusunan Konsep

Sedang Trending 10 jam yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang mulai menyiapkan program revitalisasi untuk sejumlah pasar tradisional sebagai upaya meningkatkan kualitas akomodasi sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap melangkah optimal.

Beberapa pasar nan masuk dalam rencana pembenahan di antaranya Pasar Banget Ayu, Pasar Rejomulyo, dan Pasar Rejomulyo Baru.

Kepala Disdag Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva alias Moy, mengatbakal keberadaan pasar tradisional tetap memegang peran krusial sebagai pusat perputaran ekonomi warga.

Karena itu, kondisi pasar perlu terus ditingkatkan agar bisa memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan menjadi ftokoh krusial untuk menjaga daya tarik pasar sehingga aktivitas perdagangan dapat berjalan dengan baik dan jumlah visitor tetap terjaga.

Moy menyampaikan, tetap ada sejumlah pasar tradisional nan kondisinya dinilai kurang tertata meskipun aktivitas jual beli di dalamnya tetap berjalan ramai.

Salah satu letak nan menjadi prioritas penataan adalah Pasar Banget Ayu.

“Anggaran kita siapkan tahun 2027, tapi kita bakal libatkan pedagang mau mereka seperti apa. Nah kreasi pasar nan mereka mau seperti apa, kelak kita bakal aplikasikan,” katanya.

Ia menilai, proses revitalisasi perlu melibatkan pedagang sejak tahap perencanaan agar hasil pemgedung benar-betul sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, pasar nan dibangun tanpa mempertimbangkan masukan pedagang berisiko kehilangan aktivitas pengunjung.

“Dulu katanya pedagang minta ada sekat, dan kolam, serta penyimpanan ikan. Nah di Rejomulyo nggak ada,” tuturnya.

Berdasarkan hasil pempembahasan berbareng pedagang, konsep revitalisasi Pasar Banget Ayu nantinya dirancang menjadi gedung dua lantai.

Area lantai bawah bakal difokuskan untuk aktivitas perdagangan, sementara lantai atas direncanbakal sebagai akomodasi parkir.

Moy menyebutkan, pihaknya berbareng para pedagang telah menggelar empat kali pertemuan untuk menyusun konsep pasar nan diharapkan dapat menjawab kebutuhan bersama.

“Kunci utama dalam meramaikan pasar tradisional adalah komunikasi nan baik dengan pedagang,” ujarnya.

Selain Pasar Banget Ayu, Disdag Kota Semarang juga merencanbakal penataan pada Pasar Penggaron dan Pasar Rejomulyo. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->