SEMARANGUPDATE.COM – Ketua DPRD Kota Semarang menyoroti munculnya genangan air hingga titik banjir saat penyelenggaraan Semarang Night Carnival (SNC) 2026 di sepanjang area Jalan Pemuda hingga Simpang Lima.
Kondisi tersebut dinilai menjadi perhatian serius, khususnya mengenai kesiapan prasarana drainase di jalur utama pusat kota.
Genangan terjadi ketika agenda tahunan itu berjalan di pusat Kota Semarang.
Hujan deras nan turun sejak sore menyebabkan beberapa ruas jalan di jalur karnaval tergenang air dan berakibat pada kenyamanan peserta maupun masyarakat nan menyaksikan acara.
Ketua DPRD menilai kejadian tersebut kudu menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Semarang.
Menurutnya, penyelenggaraan event besar tidak hanya soal kemeriahan acara, tetapi juga kesiapan sistem drainase dan penanganan air hujan di area vital kota agar kejadian serupa tidak terulang pada aktivitas berikutnya.
Sebelumnya, penyelenggaraan Semarang Night Carnival 2026 sempat mengalami penyesuaian apalagi pembatalan di sejumlah segmen akibat hujan lebat nan memicu genangan di beberapa titik rute, termasuk koridor Jalan Pemuda menuju Simpang Lima.
Meski begitu, sebagian peserta tetap melanjutkan penampilan di area Simpang Lima setelah kondisi dinilai cukup aman.
Hal itu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat serta peserta terhadap agenda budaya tahunan tersebut.
DPRD Kota Semarang menegaskan bahwa pertimbangan ke depan perlu mencakup pembenahan sistem drainase, pengelolaan limpasan air hujan, hingga kesiapan skenario darurat dalam setiap aktivitas besar di ruang publik.
Langkah tersebut dianggap krusial agar event berskala internasional tetap dapat berjalan meriah tanpa terganggu cuaca ekstrem.
Dengan adanya pertimbangan menyeluruh, diharapkan penyelenggaraan beragam agenda besar di Kota Semarang ke depan bisa melangkah lebih tertata, aman, serta tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan. (*)
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·