Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo
CEKLANGSUNG.COM - JAKARTA. Penulis kitab laku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Dalam unggahan terbarunya di platform media sosial X (dulu Twitter), Kiyosaki memperingatkan bahwa tahun 2025 bakal menjadi stindakan kehancuran ekonomi terbesar dalam sejarah dunia.
Menurutnya, kombinasi antara inflasi nan tak terkendali dan gelombang pengangguran akibat kemajuan kepintaran buatan (AI) bakal memicu krisis finansial global. “Kehancuran terbesar dalam sejarah sudah di depan mata... 2025,” tulis Kiyosaki kepada 2,7 juta pengikutnya.
AI Rjejak Pekerjaan, Inflasi Hancurkan Pensiun
Mengutip dailyhodl, Kiyosaki menyatbakal bahwa jutaan orang di seluruh bumi mulai kehilangan pekerjaan lantaran AI menggantikan peran manusia di beragam sektor. Sementara itu, inflasi menggerogoti tabungan dan biaya pensiun jutaan warga, khususnya generasi baby boomer.
Baca Juga: Robert Kiyosaki: Dunia di Ambang Kekacauan, Simpan Emas, Perak, dan Bitcoin!
Ia juga mengkritik sistem pendidikan konvensional nan dianggapnya kandas menyiapkan masyarakat menghadapi perubahan besar ini. “Ide untuk sekolah demi mencari pekerjaan kondusif adalah untuk pecundang,” tegasnya.
Solusi Kiyosaki: Simpan Emas, Perak, dan Bitcoin
Sebagai solusi untuk menghadapi krisis ini, Kiyosaki kembali menganjurkan masyarakat untuk mengalihkan aset ke instrumen lindung nilai seperti emas, perak, dan Bitcoin (BTC). Ia menyebut bahwa konsentrasi utama bukan pada harga, melainkan pada jumlah nan dimiliki.
“Orang miskin konsentrasi pada harga. Orang kaya konsentrasi pada kuantitas. Saya tidak terlampau peduli dengan nilai spot emas alias perak. nan saya pedulikan adalah berapa banyak ons emas dan perak nan saya miliki — begitu pula dengan Bitcoin.”
Baca Juga: Dunia Bergejolak, Masa Depan Tak Pasti! Robert Kiyosaki Peringatkan Ini
Kiyosaki mengsaya mulai membeli Bitcoin sejak harganya US$6.000 dan menyayangkan tidak mempunyai lebih banyak “uang palsu” (mata duit fiat) untuk membeli lebih banyak. Ia memperkirbakal nilai Bitcoin bisa mencapai US$1 juta per koin pada 2030.
Peringatan terhadap “Nabi Palsu” dan Ilusi Keamanan Finansial
Dalam unggahannya, Kiyosaki juga memperingatkan masyarakat terhadap para “nabi palsu” nan berkeliaran di YouTube dan lembaga pendidikan, nan menjanjikan keamanan kerja dan masa depan finansial melalui jalur konvensional.
“Tolong waspadai jutaan ‘nabi palsu’ di YouTube dan sekolah-sekolah kita. Pilih pembimbing Anda dengan bijak. Simpan emas, perak, dan Bitcoin. 2025 adalah tahun perubahan terbesar dalam sejarah finansial dunia.”
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·