Retailer Ini Tolak Garansi Ram Ddr5 Karena Harganya Lagi Naik

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sebuah play layanan purna jual yang cukup mengejutkan tengah menjadi perbincangan hangat di komunitas PC, di mana sebuah retailer tolak garansi RAM DDR5 dengan alasan yang tidak lazim. Alih-alih memberikan pengganti, pihak toko justru berdalih kenaikan harga komponen yang ekstrem menjadi alasan untuk menghindari kewajiban perlindungan garansi.

RAM Dominator Corsair 2026Retailer Ini Tolak Garansi RAM DDR5 karena Harganya Lagi Naik 5

Lalui video terbaru dari kanal Hardware Unboxed, insiden kurang mengenakkan menimpa pembeli bernama Goran mencuat setelah dirinya coba mengembalikan RAM Corsair 32 GB DDR5 yang rusak ke Umart, salah satu retailer perangkat keras terbesar di Australia. Meski hasil pengujian soul toko mengonfirmasi adanya kecacatan, retailer ini tolak garansi RAM DDR5 dalam bentuk penukaran portion baru.

Pernyataan Umart RAM DDR5 CorsairRetailer Ini Tolak Garansi RAM DDR5 karena Harganya Lagi Naik 6

Sebaliknya, toko tersebut hanya menawarkan pengembalian dana sesuai harga beli tahun 2024 sebesar 155 AUD. Padahal, akibat krisis spot RAM saat ini, harga portion yang sama telah melonjak hingga 4 kali lipat hingga kisaran 600 AUD.

Goran Umart Corsair 2026Retailer Ini Tolak Garansi RAM DDR5 karena Harganya Lagi Naik 7

Alasan yang diberikan pihak toko bisa dibilang absurd, karena pihak toko mengklaim bahwa memberikan portion pengganti di saat harga sedang melambung tinggi akan dianggap sebagai sebuah “upgrade” bagi konsumen. Dengan kata lain, konsumen dipaksa menerima uang refund yang nominalnya tidak akan cukup untuk membeli RAM yang sama di pasaran saat ini.

Jelas, kebijakan retailer yang tolak garansi RAM DDR5 tersebut memicu kemarahan, apalagi setelah diketahui bahwa stok portion pengganti sebenarnya masih tersedia banyak di gudang mereka.

Situasi semakin memanas karena pihak retailer diduga “menyandera” portion RAM yang rusak tersebut sehingga Goran tidak bisa melakukan klaim langsung ke manufaktur (Corsair). Kasus ini akhirnya viral setelah diangkat oleh kanal teknologi populer, Hardware Unboxed, yang menduga pihak retailer sengaja mencari keuntungan dari selisih harga pasar.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com

Selengkapnya
Sumber game
-->