- Home
- Beauty
- Skincare
Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Senin, 23 Jun 2025 19:30 WIB
Perbedaan Whitening, Brightening, Lightening dan Artinya, Mana nan Lebih Baik?/ Foto: pexels.com/Anna Shvets
Saat bakal mencoba produk skincare tertentu seperti masker, serum, toner, alias pelembap, dalam produk kemasannya Anda mungkin pernah memerhatikan terdapat sejumlah istilah.
Ya, istilah-istilah tersebut biasanya merujuk pada kata kunci whitening, brightening, dan lightening. Kamu mungkin berpikir bahwa ketiga istilah tersebut mempunyai makna nan sama. Namun, sebenarnya whitening, brightening, dan lightening mempunyai artinya nan berbeda-beda, lho.
Agar tidak salah lagi, simak perbedaan whitening, brightening, lightening dan artinya, serta ketahui mana nan lebih baik berikut ini.
Whitening: Kelebihan, Kekurangan, dan Artinya
Pertama-tama, mari kita mengetahui tentang istilah whitening, Beauties. Whitening sendiri menawarkan perawatan nan lebih intensif daripada 'mencerahkan'. Produk-produk skincare dengan label 'whitening' dapat mengurangi pigmentasi, bintik hitam, jejak luka, dan perubahan warna dengan meratbakal warna kulit.
Beberapa produk whitening sendiri terbilang cukup efektif untuk memperbaiki warna kulit jika digunbakal secara konsisten dalam jnomor waktu nan lama. Namun, hasilnya tetap bakal berbeda pada setiap orang nan menggunakannya.
Perlu diketahui, produk whitening tidak 'memutihkan' alias mengubah warna kulit secara drastis, melainkan meratbakal warna kulit dan mengembalikan warna alami kulitmu agar terlihat lebih merata dan halus.
Sementara itu, bahan whitening dalam produk kecantikan nan sering ditemui adalah vitamin C. Ya, kandungan ini mempunyai antioksidan kuat nan menargetkan dan menyamarkan bintik hitam, dengan menghalang produksi melanin nan memberi warna pada kulit, Beauties.
Jika berencana menggunbakal produk 'whitening', Anda tetap perlu berhati-hati. Mengutip dari laman CNN, produk 'whitening' sering kali mengandung bahan-bahan nan berbisa jika digunbakal dalam jnomor waktu lama dan tanpa petunjuk medis lantaran bahan-bahan tersebut tidak hanya dapat merusak kulit, tetapi juga menyebabkan penyakit nan menakut-nakuti jiwa.
Bahan kimia nan digunbakal untuk mencerahkan kulit sangat bervariasi dan terus berkembang. Namun, ada tiga bahan nan mendominasi produk whitening nan berancaman di seluruh dunia, dan diatur secara ketat secara ketat di sebagian besar negara.
Tetapi, bahan-bahan tersebut tetap tersedia secara luas, dan penyalahgunaan alias penggunaan jnomor panjang dapat menjadi racun bagi kesehatan.
Brightening: Kelebihan, Kekurangan, dan Artinya
Brightening: Kelebihan, Kekurangan, dan Artinya/ Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio
Jika seseorang merasa kulitnya tampak kusam, mereka biasanya bakal mau membuatnya terlihat lebih bercahaya, Beauties.
Brightening adalah istilah nan dapat mempunyai banyak makna berbeda, tergantung pada formula produk alias 'pesan' nan mau disampaikan perusahaan nan memproduksi suatu produk.
Biasanya, brightening berarti meningkatkan kecerahan alias kecemerlangan kulit. Istilah brightening juga digunbakal untuk menjelaskan gimana formula suatu produk dapat meminimalkan perubahan warna kulit nan disebabkan oleh sinar mentari dan polusi, sekaligus membantu kulit tampak lebih muda, halus, dan merata.
Beberapa kandungan dalam produk brightening nan sering ditemui di antaranya seperti vitamin C, alpha hydroxy acids (AHA), retinol, beta hydroxy acids (BHA). Bahan-bahan ini membantu mengelupas kulit, menghilangkan sel-sel kulit mati, dan membantu anti-penuaan agar kulit lebih bercahaya.
Lightening: Kelebihan, Kekurangan, dan Artinya
Produk kecantikan dengan istilah lightening biasanya diformulasikan untuk mengurangi tampilan hiperpigmentasi, bintik hitam, dan warna kulit tidak merata. Selain itu, produk-produk serupa juga digunbakal untuk mengatasi masalah seperti melasma, bintik penuaan, alias hiperpigmentasi pasca-inflamasi, Beauties.
Tujuan utama dari lightening bukanlah untuk 'memutihkan' kulit, tetapi untuk memudarkan noda dan bintik hitam nan tidak diinginkan, sehingga menghasilkan warna kulit nan lebih merata. Dalam produk-produk lightening, sejumlah bahan nan biasanya sering ditemukan ialah niacinamide, alpha arbutin, retinoid, dan lainnya.
Dari ketiga istilah whitening, brightening, dan lightening, manakah nan lebih baik? Hal tersebut berjuntai pada kondisi dan jenis kulit masing-masing, Beauties. Karena keadaan kulitmu sangat penting, pastikan untuk memilih produk kecantikan nan tepat dan sesuai kebutuhan kulit.
Kamu bisa berkonsultasi dengan mahir kulit terlebih dulu untuk menemukan produk-produk 'mencerahkan' nan sesuai agar mendapatkan pedoman secara tepat.
Perlu diingat, Anda juga kudu menggunbakal tabir surya secara rutin jika menggunbakal produk-produk untuk mencerahkan lantaran banyak dari produk tersebut dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
---
Ingin jadi salah satu pembaca nan bisa ikutan beragam event seru di Beauties? Yuk gabung ke organisasi pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
(sim/sim)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah nan pertama memberikan komentar.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·