Penggunaan AI dalam video crippled selalu menuai pro dan kontra. Berbagai kalangan gamer bahkan sangat mengecam crippled yang digadang sebagai salah satu mean seni ini dibuat dengan bantuan generative AI. Tapi, bagaimana kalau AI dimanfaatkan untuk hal yang benar-benar berguna?
Penulis di Valve Ungkap Lagi Eksplor Penggunaan AI untuk NPC
Salah satu tim kecil di Valve lagi eksplorasi AI?Dalam podcast di kanal MinnMax, Erik Wolpaw selaku salah satu penulis di Valve mengaku kalau tim kecil mereka sedang mengeksplorasi pengunaan AI dalam video game. Orang yang turut mengerjakan crippled Left 4 Dead series, Portal series, dan Artifact ini mengaku kalau Valve tidak berubah menjadi perusahaan yang pro terhadap AI, melainkan hanya sebagian kecil dari timnya.
Penulis di Valve ini mengatakan kalau mereka menemukan satu skenario dimana AI akan sangat berguna dalam pengembangan game, yaitu kecerdasan buatan pada karakter NPC. Jika karakter non-playable dalam video crippled selalu memiliki respons yang scripted, pengaplikasian AI akan membuat karakter tersebut jauh lebih hidup.
Bakal bikin NPC jauh lebih reaktif?Bayangkan Grand Theft Auto di mana kamu berkeliling menciptakan banyak kekacauan fisik. Ada juga unsur kekacauan sosial di mana AI berperan sebagai pihak yang waras sebisa mungkin, hanya bereaksi terhadap segala kekacauan yang terjadi. AI tersebut sangat pandai mengikuti apa pun yang kamu katakan, meski gila sekalipun, dan menyesuaikan diri dengan alurnya. Aku tidak mengatakan aku menginginkannya hanya dalam kasus itu. Aku hanya mengatakan bahwa yang kami temukan adalah bahwa penggunaan sejenis ini yang paling berhasil dalam situasi tersebut.
Yang kelihatan paling berhasil, dan ini bukan pekerjaan penuh waktu aku, adalah ketika AI diarahkan oleh manusia. Hal-hal yang paling berhasil adalah ketika aku telah menulis skenario, menulis banyak dialog, dan ini merupakan kolaborasi nyata antara aku, sang penulis, dan AI. Itulah saatnya hal itu bekerja paling baik, dan bukan saat AI dibiarkan bekerja sendiri. Kami sebenarnya memiliki beberapa hal yang menurut aku sangat menarik dan berbagai skenario kecil yang sangat menghibur.
Erik juga mengaku kalau mereka tidak bermaksud menggunakan AI sebagai sarana untuk memangkas biaya atau mengurangi personel manusia. Dia juga setuju kalau teknologi tersebut tidak seharusnya digunakan untuk membantu penulisan atau menyuarakan karakter. Baginya, AI bisa berguna untuk menambahkan gameplay tipe baru yang belum bisa dicapai sebelumnya.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·