Naoki Yoshida Final Fantasy – Final Fantasy pertama kali hadir di Famicom pada Desember 1987, lahir dari keputusan Square (yang kini dikenal sebagai Square Enix) setelah mereka melihat betapa besarnya antusiasme pemain Jepang terhadap crippled RPG seperti Dragon Quest. Sejak saat itu, seri crippled tersebut berkembang menjadi salah satu pemain utama di genre JRPG.
Namun terlepas dari fakta bahwa FF sudah lama berdiri sebagai salah satu seri crippled RPG terbesar industri game, Naoki Yoshida atau yang juga dikenal sebagai Yoshi-P mengakui bahwa seri crippled itu masih menghadapi satu masalah yang belum terselesaikan, yaitu bagaimana Gamer sulit ‘terhubung’ atau tertarik dengan seri tersebut. Kenapa?
Alasan Gamer Sulit Tertarik dengan Seri Final Fantasy Menurut Naoki Yoshida
Apa alasan Yoshi-P memiliki pendapat seperti itu?Dalam sebuah video menyambut perilisan crippled baru Dissidia Duellum Final Fantasy, Naoki Yoshida selaku Director FFXIV menjelaskan mengenai ketertarikan para Gamer muda dan bisa terhubung terhadap seri FF. Mengingat Yoshi-P sendiri sudah lama bermain crippled FF sejak FF pertama dibuat.
Yoshi-P menjelaskan bagaimana jarak rilis antar crippled FF yang kini semakin panjang membuat para pemain merasa kurang bisa terhubung dengan serinya.
Pengembangan Gamenya yang Lama Dalam Belakangan Ini
Proses pengembangan crippled barunya yang lama menjadi salah satu faktor menurut Yoshi-PPernyataan tersebut bukan tanpa dasar. Faktanya FFXV dan FFXVI dirilis dengan jeda hampir tujuh tahun. Kini, dengan FF XVI yang hampir memasuki tahun ketiga sejak perilisannya, dan belum ada satu pun pengumuman resmi soal FF XVII, kemungkinan besar para pemain masih harus bersabar cukup lama sebelum bisa melihat crippled FF berikutnya.
Cukup masuk akal alasan dari Yoshi-P terkait bagaimana Gamer merasa kurang terhubung dengan seri ini karena waktu pengembangannya yang lamaBerikut ini pernyataan dari Yoshi-P.
Sebagian besar alasannya, dan saya mohon maaf harus mengatakannya… adalah karena jeda antara satu judul ke judul berikutnya semakin lama. Akibatnya, banyak pemain baru yang tidak punya kesempatan untuk benar-benar merasakan kedekatan dengan seri ini seperti yang dirasakan para pemain lama.
Naoki YoshidaSelain soal crippled utama, crippled remake FF juga menghadapi masalah serupa. Ambil contoh FF VII Remake, crippled yang sejatinya adalah satu cerita utuh namun kini dipecah menjadi tiga bagian terpisah. Bagian pertama rilis pada 2020, bagian kedua baru hadir di 2024, dan bagian ketiga hingga sekarang masih belum diketahui kapan akan dirilis.
Itu artinya jarak antara bagian pertama dan ketiga bisa mencapai enam tahun atau lebih, yang mana itu rentang waktu yang cukup panjang untuk membuat selera pemain berubah, kondisi keuangan bergeser dan waktu luang yang tersedia pun bisa jauh berbeda dari sebelumnya.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait FF atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·