PC AI Windows 11 atau yang kini dikenal dengan branding Copilot+ PC, diklaim oleh Microsoft sebagai standar baru produktivitas yang jauh melampaui perangkat generasi sebelumnya, bahkan mengklaim lebih kencang dan bertenaga dari MacBook M4. Benarkah klaim Microsoft tersebut?
PC AI Windows 11 Diklaim Microsoft Jauh Lebih Kencang dari MacBook M4
Microsoft Klaim PC AI Windows 11 Jauh Lebih Kencang dari MacBook M4 5Lalui informasi yang kami dapatkan dari WindowsLatest, Microsoft memberikan explanation “Plus” karena peningkatan hardware yang signifikan, terutama pada sektor NPU yang kini mencapai 40 TOPs.
Raksasa teknologi ini mengklaim bahwa perangkat terbaru mereka mampu bekerja hingga 5 kali lebih cepat dibandingkan rata-rata PC Windows 10 yang sudah berusia lima tahun. Peningkatan performa ini mencakup bermacam aspek, mulai dari performa multi-core di Cinebench 2024 hingga responsivitas ketika lakukan komputasi harian.
Microsoft Klaim PC AI Windows 11 Jauh Lebih Kencang dari MacBook M4 6Klaim agresif tersebut tidak berhenti pada perbandingan soul saja, karena Microsoft secara berani menyebut bahwa PC AI Windows 11 dengan performa tertinggi mampu mengalahkan MacBook Air M4 milik Apple, terlebih spot Qualcomm Snapdragon X2 Elite Extreme yang menjadi standar terbaru Copilot+ PC yang memberikan angka yang relatif tinggi.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan dari Juni hingga September 2025, Copilot+ PC unggul dalam pengujian beban kerja berat serta tawarkan efisiensi daya. Perangkat tersebut mampu bertahan hingga 19 jam untuk web browsing dan 27 jam untuk pemutaran video lokal, yang secara teknis tawarkan efisiensi daya hingga 3,9 kali lipat dari laptop jadul keluaran 5 tahun lalu.
Microsoft Klaim PC AI Windows 11 Jauh Lebih Kencang dari MacBook M4 7Selain keunggulan performa, Microsoft juga menonjolkan fitur tombol fisik Copilot sebagai kunci utama kemudahan hidup pengguna. Kehadiran NPU pada PC AI Windows 11 membuat tugas multitasking menjadi lebih mulus saat kunci AI tersebut ditekan, sehingga komputasi akan semakin lebih mudah.
Microsoft memberikan contoh, para pelajar dapat meringkas artikel panjang menjadi ringkasan secara instan, hingga membantu pekerja membuat catatan saat rapat berlangsung. Dengan analogi “Ctrl + Alt + Del untuk otak”, Microsoft ingin menegaskan bahwa kehadiran integrasi AI pada perangkat keras terbaru mereka adalah solusi komputasi masa depan.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.Share
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·