Microsoft Cabut Pengembangan Copilot Di Xbox, Tidak Butuh Ai Di Konsol?

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Bos baru Xbox tampaknya memang ingin menjadikan konsol mereka sebagai titik fokus utama di generasi mendatang. Dengan melepas branding Microsoft gaming dan juga Xbox anywhere, Asha Sharma selaku CEO sepertinya juga akan mencabut rencana untuk memasukkan AI dalam Xbox.

copilot di xboxAI tidak sejalan dengan tujuan Xbox ke depan?

Dalam sebuah cuitan di X (sebelumnya bernama Twitter), CEO Xbox Asha Sharma mengungkapkan kalau ke depannya mereka akan mengurangi fitur yang tidak selaras dengan arah mereka ke depan. Salah satunya adalah pengembangan Copilot untuk konsol.

Menurutnya, Xbox harus bergerak lebih cepat, mempererat koneksi dengan komunitas, dan menyelesaikan friksi antara pemain dan pengembang. Keputusan ini membuat mereka sepertinya akan menghapus nama Copilot dari Xbox generasi berikutnya.

Namun, AI lain seperti upscaling dan juga teknologi sejenis pastinya masih akan terus ada mengingat ia bukan datang dalam bentuk Agentic AI seperti Copilot. Jadi, tidak bisa murni dikatakan kalau Xbox akan kehilangan seluruh fitur kecerdasan buatan.

Series S XAC Copilot scaled 1Apakah konsol memang tidak butuh AI?

Keputusan ini dinilai tepat oleh berbagai netizen. Banyak yang menyayangkan kalau Microsoft sempat terlihat fokus pada AI untuk konsol padahal banyak yang beranggapan kalau fitur tersebut tidak akan begitu berguna. Perubahan kepemimpinan oleh CEO baru berarti ada pergeseran fokus yang berarti.

Gamer tampaknya sudah bisa menghela nafas lega karena Xbox baru mereka tidak akan dinodai oleh Copilot yang kurang jelas kegunaannya dalam sektor gaming. Setidaknya, Microsoft sudah berbenah diri sejak beberapa bulan terakhir. Gimana menurut kamu?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.

Selengkapnya
Sumber game
-->