Jawaban Soal Mengapa “engkau” Tidak Perlu Menjadi Sebuah Kaktus? Soal Anbk Sma 2025

Sedang Trending 11 jam yang lalu

Jawaban Soal Mengapa “Engkau” Tidak Perlu Menjadi Sebuah Kaktus? Soal ANBK SMA 2025 – Asesmen Nasional Berpedoman Komputer (ANBK) adalah program nan diselenggarbakal oleh Kemendikdasmen nan dimulai pada bulan Agustus. 

Program ini merupbakal pertimbangan dalam rnomor meningkatkan mutu pendidikan. Siswa nan mengikuti ANBK diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk berlatih soal agar mendapatkan hasil nan maksimal.

Sebagai bahan belajar, berikut ini Mamikos bakal memtelaah tentang soal kenapa “engkau” tidak perlu menjadi sebuah kaktus. 📖📚✍️

Konteks Soal dan Jawaban dari Paragraf Salju Gurun – Mengapa “Engkau” Tidak Perlu Menjadi Kaktus?

Baca Juga :

Jawaban Soal Bahasa Inggris Halkondusif 31 Kelas 10 SMA tentang Look and Answer

Bacalah teks berikut!

Salju Gurun

Di hamparan gurun nan seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nykondusif engkau di tengah impitan sesamamu, tak bakal ada nan tahu jika kau melayang hilang.

Di lingkungan gurun nan serba serupa, untuk apalagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar di mana-mana. Tak ada nan menangis kangen jika kau meninggal layu.

Di lanskap gurun nan mahaluas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri, burung nan tinggi bakal memandang kembaranmu di sana-sini.

Di tengah gurun nan tertebak, jadilah salju. Embun pagi tak bakal kalahkan dinginmu, angin malam bakal menggigil ketika melewatimu, oase bakal jengah, kaktus bakal terperangah. Semua butir pasir bakal tahu jika kau pergi, alias sekedar bergerak dua inci.

Dan setiap senti gurun bakal terinspirasi, lantaran kau berani kaku dalam panas, kau berani putih meski sendiri, lantaran kau… berbeda.

Dikutip dari Buku Filosofi Kopi, Dewi Lestari

1. Di lingkungan gurun nan segalanya terlihat serupa, kenapa tokoh “engkau” tidak perlu menjadi kaktus?

A. Ada banyak nan warnanya sama.
B. Warnanya tidak banyak di setiap perspektif gurun.
C. Tak bakal diketahui andaikan pergi menghilang.
D. Tak bakal ada nan menangis sedu dan kangen ketika dia telah meninggal layu.
E. Tak bakal ada nan bermuram durja alias berduka ketika terkena badai.

Jawabannya: D.

2. Perhatikan quote berikut ini!

Di tengah gurun nan tertebak, jadilah salju.
Mengapa penulis memilih menggunbakal kata ‘salju’?

A. Penulis mau menyampaikan pesan: untuk menjadi kuat, kudu berani menghadapi ujian nan datang.
B. Penulis mempunyai angan bahwa seseorang kudu menjadi orang nan baik bagi sekitarnya.
C. Penulis mau membujuk pembaca menjadi seseorang nan berani berbeda dan percaya diri.
D. Penulis mau menjelaskan bahwa kita perlu menjadi orang nan berfaedah bagi masyarakat.
E. Mewakili emosi penulis nan sedang sedih dan kecewa lantaran ditinggalkan oleh orang terdekatnya.

Jawabannya: C.

3. Pernyataan nan tepat untuk menggambarkan kondisi sebelum dan sesudah tokoh “engkau” menjadi salju yaitu…

A. Ketika menjadi pasir, tokoh “engkau” tidak banyak dikenal orang, setelah menjadi salju tokoh “engkau” sangat dikenal oleh lingkungannya. (Setuju/Tidak Setuju)
B. Ketika menjadi kaktus, tidak ada satu pun nan peduli saat tokoh “engkau” bermuram durja, baru setelah menjadi salju banyak nan peduli padanya. (Setuju/Tidak Setuju)
C. Ketika menjadi oase, tokoh “engkau” berfaedah bagi banyak orang, setelah menjadi salju tokoh “engkau” tidak bisa lagi memberikan manfaat. (Setuju/Tidak Setuju)
D. Ketika menjadi pasir tokoh “engkau” senang di tengah keluarganya, setelah menjadi salju tokoh “engkau” menjadi terasing di antara keluarganya. (Setuju/Tidak Setuju)
E. Ketika menjadi oase, tokoh “engkau” tidak mendapat perhatian dari sekelilingnya, setelah menjadi salju tokoh “engkau” diperhatikan. (Setuju/Tidak Setuju)

Jawabannya:
A (Setuju)
B (Setuju)
C (Tidak Setuju)
D (Tidak Setuju)
E (Setuju)

4. nan dirasbakal oleh tokoh “engkau” ketika tindakannya menginspirasi setiap gurun adalah… 

A. Menjadi sangat berbeda luar biasa (Sesuai/Tidak Sesuai)
B. Walaupun tidak sama, tetap merasa bagus (Sesuai/Tidak Sesuai)
C. Damai dalam keramaian (Sesuai/Tidak Sesuai)
D. Unik dan menarik (Sesuai/Tidak Sesuai)
E. Nykondusif lantaran seragam (Sesuai/Tidak Sesuai)

Kunci Jawaban:
A (Sesuai)
B (Sesuai)
C (Tidak Sesuai)
D (Sesuai)
E (Tidak Sesuai)

5. Fokus utama pada ilustrasi gambar tentang konsep ‘berbeda’ dalam Salju Gurun adalah…

A. Gambar salju nan berwarna putih di antara hamparan warna coklat pasir mengungkapkan makna ‘berbeda’.
B. Perbukitan nan berwarna gelap di sekitar hamparan gurun nan berwarna coklat menjadi kontras pembanding konsep menjadi ‘berbeda’.
C. Dominasi warna coklat pada ilustrasi nan merupbakal warna pasir gurun berarti sesuatu nan sudah umum dan warna putih salju berarti ‘berbeda’.
D. Sesuatu nan jumlahnya sedikit, tetapi tampak menonjol di antara lingkungan nan sama dan banyak.
E. Ilustrasi orang nan berada di tengah hamparan gurun dan beberapa bagiannya diselimuti salju putih tampak kontras menggambarkan konsep ‘berbeda’ meski susah untuk dilihat.

Jawabannya: (A), (C), (D)

Baca Juga :

Jawaban Soal Bahasa Inggris Halkondusif 71, 77, dan 78 Tingkat Lanjut Kelas 12 SMA

Penutup

Itulah jawaban nan tepat dari pertanyaan tentang kenapa “engkau” tidak perlu menjadi sebuah kaktus.

Jika Anda tertarik dengan tulisan nan memtelaah soal ANBK jenjang SMA/MA/MK, kunnjungi blog Mamikos Info dan temukan informasinya di sana, ya!


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Mkepalang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah

Selengkapnya
Sumber mamikos
-->