Jangan Takut Bb Naik, 9 Makanan Sumber Lemak Sehat Ini Aman Dikonsumsi Saat Diet

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

Sebagian besar orang condong menghindari konsumsi lemak saat diet. Hal ini lantaran makanan mengandung lemak dianggap mempunyai kalori nan tinggi sehingga menjadi penyebab utama kenaikan berat badan.

Itu semua tidak salah, ya, Beauties. Namun, krusial untuk memahami bahwa tidak semua makanan sumber lemak itu jelek untuk tubuh. Ada beberapa jenis sumber lemak sehat alias lemak tak jenuh (tunggal dan ganda) nan dapat membantu penyerapan nutrisi sehingga kondusif dikonsumsi saat diet.

Melansir dari detikFood, berikut adalah sumber lemak sehat nan justru direkomendasikan untuk diet lantaran memberikan beragam faedah baik. Simak!

1. Alpukat

Alpukat/ Foto: Freepik.com/freepik

Meskipun kandungan kalorinya tergolong cukup tinggi, alpukat termasuk salah satu makanan nan bagus dikonsumsi saat diet. Lemak dalam alpukat sebagian besar adalah lemak tak jenuh tunggal, nan dikenal baik untuk kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.

Alpukat juga kaya bakal serat nan membikin perut kenyang lebih lama, serta membantu mengontrol nafsu makan saat sedang diet. Namun, disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang agar tidak menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Ikan Kaya Lemak

Salmon/ Foto: Freepik.com/4045

Ada beberapa jenis ikan kaya lemak nan merupakan sumber lemak sehat, seperti salmon, tuna, kembung, sarden, makarel, dan cakalang, nan direkomendasikan untuk diet.

Ikan-ikan ini juga mengandung protein, magnesium, fosfor, dan kaya bakal masam lemak omega-3, nan dapat meningkatkan metabolisme, mengurangi peradangan, serta meningkatkan kesehatan jantung dan otak.

Selain rasanya nan enak, konsumsi ikan kaya lemak secara teratur dikaitkan dengan penurunan berat badan, serta bisa mengecilkan lingkar pinggang. Ikan ini juga menawarkan protein berbobot nan baik bagi kesehatan otot.

3. Minyak Zaitun

Minyak zaitun/ Foto: Freepik.com/freepik

Meskipun banyak mengandung lemak, minyak oliva seringkali digunakan dalam diet Mediterania. Lemak nan terkandung dalam minyak oliva merupakan jenis lemak baik, ialah lemak jenuh tak tunggal.

Lemak ini berfaedah bagi kesehatan jantung dan dapat membantu merasa kenyang lebih lama sehingga berpotensi untuk mengontrol nafsu makan. Selain itu, oliva juga mengandung vitamin E, K, dan antioksidan nan dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

4. Telur

Telur/ Foto: Freepik.com/jcomp

Telur juga merupakan salah satu sumber lemak tak jenuh nan menyehatkan tubuh. Kandungan lemak tak jenuh dan protein nan tinggi dapat membantu merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

Meskipun telur baik, krusial untuk memperhatikan jumlah konsumsi dan langkah mengolah telur. Jika sedang diet, sebaiknya konsumsi telur dengan langkah direbus untuk menghindari kandungan lemak tak sehat dari minyak goreng.

5. Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan/ Foto: Freepik.com/atlascompany

Selain lemak tak jenuh, kacang juga kaya bakal protein. Meskipun kalorinya cukup tinggi, mengonsumsi kacang dalam jumlah sedang tidak bakal menyebabkan penambahan berat badan secara signifikan, justru dapat menahan rasa lapar berlebih.

Beberapa jenis kacang nan kondusif dikonsumsi saat diet, seperti kacang tanah, almond, pistachio, kacang mete, dan kacang kedelai. Pilihlah kacang nan diolah dengan langkah dipanggang alias direbus, serta tanpa tambahan garam alias gula.

Dengan kandungan lemak sehat, protein, dan serat, kacang tersebut dapat menjadi camilan nan efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

6. Yogurt

Yogurt/ Foto: Freepik.com/freepik

Tidak semua jenis yogurt bisa menjadi sumber lemak sehat, lantaran ada beberapa jenis yogurt nan mengandung lemak jenuh tinggi maupun gula tambahan nan tidak sehat. Salah satu jenis yogurt bisa menjadi sumber lemak sehat untuk diet adalah Greek yogurt nan mengandung lemak trans alami berjulukan CLA (Conjugated Linoleic Acid) sehingga baik untuk kesehatan.

Selain itu, yogurt termasuk makanan nan mengandung kuman probiotik tinggi, nan berfaedah untuk melancarkan pencernaan. Probiotik juga dapat menyeimbangkan kadar kuman baik di usus, sehingga bisa menurunkan akibat obesitas hingga penyakit jantung.

7. Edamame

Edamame/ Foto: Freepik.com/freepik

Edamame termasuk salah satu makanan sumber lemak sehat, nan justru berbobot baik untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu menjaga berat badan tetap ideal saat diet.

Kacang kedelai unik Jepang ini juga rendah lemak jenuh dan kolesterol, serta mengandung protein, serat, dan nutrisi lain nan dapat menjadi pilihan camilan baik saat diet.

8. Keju

Keju/ Foto: Freepik.com/freepik

Makanan nan mengandung lemak sehat lainnya adalah keju. Perlu diketahui, sebagian besar lemak dalam keju merupakan Conjugated Linoleic Acid (CLA). Asam lemak ini diketahui dapat memicu proses pembakaran lemak di tubuh sehingga berpontensi mencegah obesitas.

Keju juga mengandung nutrisi krusial seperti protein, kalsium, dan vitamin, nan dapat membantu menjaga kesehatan dan memberikan rasa kenyang lebih lama saat diet. Namun, krusial untuk memilih jenis keju nan tepat dan mengonsumsinya dalam porsi nan sesuai lantaran keju juga tinggi kalori agar diet tetap berhasil.

9. Dark Chocolate

Dark chocolate/ Foto: Freepik.com/freepik

Dark chocolate memang mengandung lemak nan cukup tinggi, namun bukan berfaedah tidak baik dikonsumsi saat diet. Faktanya, dark chocolate dengan kandungan kakao (70% alias lebih), bisa dikonsumsi sebagai camilan sehat lantaran mengandung lemak tak jenuh, antioksidan, dan serat.

Meskipun sehat, dark chocolate tetap mengandung kalori dan lemak. Pastikan mengonsumsinya dalam jumlah sedang sekitar 30-40 gram per hari. Konsumsi dark chocolate dipercaya dapat mengurangi kemauan makan berlebih dan mengendalikan asupan kalori secara keseluruhan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca nan bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke organisasi pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Selengkapnya
Sumber
-->