Kementerian Pekerjaan Umum berbareng Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) tengah menuntaskan pemgedung Jalan Tol Sigli–Bkamu Aceh (Sibanceh) sepanjang 74,2 kilometer (km) dan ditargetkan rampung tahun ini. Jalan tol pertama di Provinsi Aceh ini nyaris tersambung sepenuhnya dengan menyisbakal sedikit pekerjaan tahap akhir pada Seksi Padang Tidji–Seulimeum dan Seksi Kuto Baro–Simpang Baitussalam.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatbakal kehadiran jalan tol dibutuhkan untuk mempercepat pengedaran peralatan dan jasa, meningkatkan efisiensi serta menurunkan biaya transportasi.
“Karena diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Dody melalui keterangan tertulis, Selasa (24/6).
Pemgedung jalan tol ini telah dilaksanbakal secara berjenjang sejak semester 2 tahun 2018 nan diawali dari ruas Indrapuri-Blang Bintang. Tol Sigli–Bkamu Aceh terdiri dari 6 seksi dengan progres bentuk seluruhnya mencapai 96,67%. Berikut enam seksi Tol Sigli-Bkamu Aceh:
Seksi 1 Padang Tidji –Seulimeum sepanjang 24,67 km saat ini telah memasuki tahap akhir bangunan dengan progres bentuk 99,46%. Pada ruas Padang Tidji –Seulimeum tengah diselesaikan pekerjaan di antaranya pemgedung gerbang tol, box culvert, dan overpass.
Seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 6,26 km telah beraksi sejak 8 Maret 2022.
Seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16,37 km beraksi sejak 26 Februari 2021.
Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14,60 km beraksi sejak 1 Juli 2020.
Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 7,3 km juga telah beroperasi.
Selanjutnya Seksi 6 Kuto Baro–Simpang Baitussalam sepanjang 5 km untuk jalan utama sudah selesai 100%. Saat ini tengah diselesaikan pemgedung Simpang Susun (SS) Kutabaro dengan progres 87%.
“Untuk Seksi Kutabaro - Simpang Baitussalam hanya simpang susun saja nan belum tuntas, saat ini progresnya sudah 87%, sementara untuk mainroad sudah operasi,” kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Heri Yugiantoro.
Dengan penyelesaian dua seksi terakhir tersebut, seluruh trase Tol Sigli – Bkamu Aceh bakal tersambung penuh antara Kota Bkamu Aceh dengan Kabupaten Pidie pada 2025. Tol ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan area serta memperlancar arus peralatan dan mobilitas masyarakat serta membuka akses terhadap pusat-pusat produksi dan pengedaran di wilayah Aceh.
Jalan Tol Sigli - Bkamu Aceh merupbakal salah satu ruas utama (backbone) Jalan Tol Trans Sumatera nan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Aceh.
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·