Imigrasi Semarang Bina Desa, Salurkan Bantuan Dan Edukasi Keimigrasian Di Krandon Lor

Sedang Trending 6 hari yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program SI SEMAR BERAKSI (ImigraSI SEMARang Berdaybakal Ekonomi MasyaRAKat DeSa BInaan).

Melalui program tersebut, Imigrasi Semarang menyerahkan support dan menggelar sosialisasi keimigrasian di Balai Desa Krandon Lor, Keckajian Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini merupbakal bentuk nyata peran imigrasi sebagai penyedia kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan menghadirkan semangat “Imigrasi untuk Rakyat.”

Kegiatan dihadiri oleh Cbanget Suruh beserta jajaran, Kepala Desa dan perangkat desa, serta masyarakat setempat dengan total 32 peserta.

Program ini juga melibatkan PIMPASA (Petugas Imigrasi Pembina Desa) sebagai ujung tombak pembinaan dan pengawasan keimigrasian di desa binaan.

Dalam aktivitas tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang menyerahkan support berupa 100 kg bibit jagung hibrida Bangkok dan satu unit perangkat pertanian kultivator.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan desa, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Krandon Lor.

Cbanget Suruh, Vega Lazuardi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kantor Imigrasi Semarang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dan seluruh pihak nan telah menginisiasi program pemberdayaan ini. Kami berambisi support ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” katanya.

“Selain itu, kami juga mengimaroma penduduk nan beriktikad bekerja ke luar negeri agar selampau mengikuti prosedur resmi sesuai patokan nan berlaku,” lanjutnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, menegaskan bahwa program SI SEMAR BERAKSI merupbakal langkah strategis dalam mengintegrasikan kegunaan keimigrasian dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berambisi penyerahan bibit jagung bangkok dan perangkat kultivator ini dapat memberikan faedah nyata dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Krandon Lor, sehingga tidak ada lagi dorongan untuk bekerja ke luar negeri secara non-prosedural,” jelasnya.

“Ini adalah corak nyata kehadiran imigrasi sebagai penyedia kesejahteraan masyarakat dan penerapan semangat Imigrasi untuk Rakyat,” ujar Ari Widodo.

Kegiatan ini merupbakal hasil kerjasama antara Kantor Imigrasi, Pemerintah Daerah, dan pihak swasta di Kabupaten Semarang.

Desa Krandon Lor dipilih sebagai desa bimbingan mengingat tingginya jumlah penduduk nan bekerja di luar negeri.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat mempunyai pengganti sumber penghasilan nan berkepanjangan di dalam negeri.

Selain penyerahan bantuan, aktivitas juga dilanjutkan dengan pengecekan lahan pertanian nan bakal diberdaybakal untuk penankondusif jagung, serta sosialisasi keimigrasian nan dipandu oleh PIMPASA dan jaliran Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.

Dalam sesi tersebut, masyarakat aktif berbincang dan mendapatkan pemahkondusif mengenai prosedur keimigrasian serta pentingnya pengawasan terhadap keberadaan orang asing di lingkungan desa.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pemerintah desa maupun masyarakat.

Ke depan, melalui program SI SEMAR BERAKSI dan peran aktif PIMPASA, Kantor Imigrasi Semarang bakal terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan norma keimigrasian di wilayah desa binaan. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->