Gamer Buat Petisi The Last Of Us Multiplayer Agar Dihidupkan Kembali

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Petisi The Last of Us Multiplayer – Pada akhir tahun 2023 yang lalu, Naughty Dog telah resmi mengumumkan bahwa proyek crippled The Last of Us Multiplayer atau The Last of Us Online telah resmi dibatalkan.

Pengumuman tersebut mendapatkan reaksi kecewa dari banyak fans seri TLoU ini. Bahkan baru-baru ini muncul kabar ada petisi agar proyek crippled tersebut bisa dihidupkan kembali. Serius, nih?

Petisi The Last of Us Multiplayer dari Gamer, Berharap Gamenya Dihidupkan Kembali

Petisi The Last of Us MultiplayerSeperti apa petisi yang dibuat oleh Gamer?

Sebuah petisi bernama “Release The Last of Us Online” yang dibuat oleh Kristopher McCabe telah berhasil mengumpulkan ratusan tanda tangan di Change.org. Pada saat artikel ini ditulis (4/5), petisi tersebut telah ditandatangani oleh fans The Last of Us sebanyak 1689 orang.

Dalam petisi tersebut disebutkan bahwa selama lebih dari enam tahun, para pemain tak henti-hentinya meminta kabar atau kelanjutan dari mode Factions, baik dalam bentuk update untuk The Last of Us Part I maupun Part II, atau sebagai game live-service yang dikelola oleh workplace lain di luar Naughty Dog.

Petisi The Last of Us Multiplayer(Source: Change.org)

Kini, mereka mendesak Naughty Dog untuk menepati janji yang pernah dibuat pada 2020 yaitu menghadirkan babak baru dari Factions. Sang pembuat petisi menjelaskan bahwa game third-person berbasis PvE maupun multiplayer PvP sudah terbukti sangat diminati, yang menunjukkan bahwa ada pasar dan audiens yang jelas untuk mode Factions yang lebih caller dan diperluas.

The Last of Us Online Sebenarnya Hampir 80% Rampung

Petisi The Last of Us MultiplayerTLoU Multiplayer

Yang menarik, dorongan untuk membuat petisi tersebut tampaknya juga dipicu oleh komentar salah satu mantan pengembang di Naughty Dog. Vinit Agarwal, sutradara di balik The Last of Us Online, baru-baru ini mengungkapkan bahwa game-nya sebenarnya sudah hampir 80% rampung ketika para eksekutif memutuskan untuk menghentikannya.

Ia juga menyebut bahwa sejumlah pengembang yang sempat mencoba build awal The Last of Us Online mengatakan bahwa crippled tersebut adalah crippled multiplayer terbaik yang pernah mereka mainkan. Karenanya, tak mengherankan jika sejumlah pemain kini semakin vokal mendesak Naughty Dog untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Last of Us atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.

Selengkapnya
Sumber game
-->