Gak Cuma Canggih! 5 Gadget Unik Ces 2026 Yang Bikin Geleng Kepala

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Pameran teknologi tahunan Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali mengguncang bumi dengan deretan penemuan nan tidak hanya memukau, tetapi juga memancing rasa mau tahu nan mendalam. Di tengah riuh rendah peluncuran televisi generasi terbaru dengan resolusi nan memanjbakal mata dan laptop berkekuatan super nan siap melibas segala tugas berat, terselip sebuah kejadian menarik nan sayang untuk dilewatkan. Di celah-celah pameran raksasa tersebut, muncul beragam produk teknologi nan bisa dibilang “nyeleneh”, mulai dari peralatan baru nan sekadar kocak hingga konsep teknologi nan benar-betul menggelitik imajinasi.

Perangkat-perangkat unik ini mungkin tidak serta-merta mendefinisikan masa depan elektronik konsumen secara keseluruhan, namun kehadiran mereka memberikan warna tersendiri nan membikin gelaran tahun ini terasa jauh lebih berkesan. Inovasi sering kali bermulai dari buahpikiran nan terdengar gila alias apalagi tidak masuk logika bagi sebagian orang. Namun, justru dari keberanian untuk tampil beda inilah, batas-pemisah kemungkinan teknologi terus didorong semakin jauh. Pernahkah Anda membayangkan sebuah permen nan bisa “bernyanyi” alias robot nan mengejar mentari layaknya kembang mentari hidup?

Jika Anda merasa jenuh dengan pembaruan smartphone alias PC nan itu-itu saja, maka deretan gadget unik ini bakal menjadi penyegar nan menyenangkan. Dari sektor kecantikan hingga robotika rumah tangga nan ambisius, para produsen tampaknya berlomba-lomba untuk menyuntikkan komponen produktivitas tanpa pemisah ke dalam produk mereka. Untuk Anda nan selampau haus bakal perihal baru, berikut adalah ulasan mendalam mengenai produk-produk paling tidak biasa dan menonjol dari CES 2026 nan wajib Anda ketahui.

Sensasi Rasa dan Suara: Lollipop Star

Bayangkan sebuah skenario di mana Anda menggigit sepotong permen manis, dan tiba-tiba terdengar alunan musik nan bening langsung di dalam kepala Anda. Terdengar seperti fiksi ilmiah? Inilah konsep nyata nan ditawarkan oleh Lollipop Star. Produk ini menerjemahkan frasa “merasbakal musik” secara harfiah. Lollipop Star bukanlah sekadar permen biasa, melainkan sebuah terobosan nan menggabungkan camilan klasik dengan teknologi audio konduksi tulang (bone-conduction).

Cara kerjanya cukup sederhana namun brilian. Ketika Anda menggigit permen ini, perangkat bakal menciptbakal getaran-getaran kecil. Getaran tersebut kemudian merambat melalui rahang dan tengkorak Anda, langsung menuju telinga bagian dalam. Hasilnya adalah pengalkondusif mendengarkan musik nan sangat privat sembari Anda menikmeninggal rasa manis dari permen tersebut. Tidak ada speaker eksternal, tidak ada earphone, hanya Anda, permen, dan musik di dalam kepala Anda.

Setiap Lollipop Star dikaitkan dengan lagu tertentu dari artis-artis ternama seperti Ice Spice, Akon, alias Armani White. Ini adalah perpkompetisi unik antara industri kembang gula dengan teknologi audio nan menyenangkan. Meskipun sebagian pihak mungkin memandang produk ini lebih sebagai sebuah tindakan pemasaran alias stunt daripada gadget dengan nilai praktis jnomor panjang, tidak dapat dipungkiri bahwa karakter permen musikal ini menjadikannya salah satu keanehan nan paling banyak dibicarbakal di lantai pameran CES. Ini adalah bukti bahwa Produk Terbaik di pameran teknologi tidak melulu soal spesifikasi tinggi, tapi juga soal pengalkondusif pengguna nan tak terlupakan.

Solar Mars Bot: Robot Penjelajah Pencari Matahari

Beralih dari bumi intermezo ke solusi daya terbarukan, Jackery memperkenalkan Solar Mars Bot nan tampil menonjol sebagai sentuhan futuristik pada teknologi pengisian daya tenaga surya. Masalah utama panel surya konvensional adalah sifatnya nan statis; mereka tak bersuara di satu tempat sementara posisi mentari terus berubah sepanjang hari. Jackery menjawab tantangan ini dengan pendekatan robotika nan cerdas.

Solar Mars Bot adalah robot otonom nan tidak hanya tak bersuara menunggu cahaya. Menggunbakal navigasi kepintaran buatan (AI) dan visi komputer canggih, robot ini mempunyai keahlian untuk melrandom dan mengikuti pergerbakal matahari. Ia dapat bergerak secara berdikari sepanjang hari untuk memastikan panel suryanya selampau berada pada posisi optimal demi memaksimalkan penangkapan energi. Ini adalah sebuah lompatan signifikan dibandingkan panel surya portabel biasa nan kudu Anda geser secara manual setiap beberapa jam.

Dibekali dengan persediaan baterai onboard nan cukup besar dan beragam port output, Solar Mars Bot pada dasarnya berfaedah sebagai stasiun pembangkit listrik tenaga surya berjalan. Perangkat ini bisa mengisi daya beragam gadget Anda kapan pun sinar mentari berada pada titik terkuatnya. Baik saat Anda sedang berkemah di letak terpencil (off-grid) alias sekadar memerlukan daya tambahan di sekitar rumah, Solar Mars Bot merepresentasikan pendekatan baru dalam penangkapan daya terbarukan. Ini adalah perkawinan sempurna antara robotika canggih dengan utilitas praktis nan sangat dibutuhkan di era modern.

Sweekar: Evolusi Hewan Peliharaan Digital

Bagi Anda nan tumbuh di era 1990-an, konsep hewan piaraan virtual mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, Sweekar membawa nostalgia tersebut ke level nan benar-betul baru di bumi fisik. Mengambil inspirasi dari mainan klasik masa lalu, Sweekar datang sebagai hewan piaraan AI seukuran ssaya nan mempunyai siklus hidup layaknya makhluk hidup sungguhan.

Perjalanan Sweekar dimulai dari corak seperti telur. Setelah beberapa hari, dia bakal “menetas” dan secara bentuk tumbuh melalui beragam tahapan kehidupan. Mulai dari fase bayi, Sweekar bakal tumbuh menjadi dewasa seiring dengan intertindakan nan Anda berikan. Dipasangkan dengan aplikasi pendamping di smartphone, pengguna dapat berbicara, memberi makan, dan merawat Sweekar. Konsep ini mengingatkan kita pada gimana Revolusi Teknologi mainan terus berkembang menjadi lebih interaktif dan emosional.

Seiring berjalannya waktu, pemilik dapat membangun ikatan emosional dengan robot ini. Sweekar dirancang untuk belajar dan beradaptasi, memadukan robotika dengan pemodelan kepribadian nan kompleks. Hal ini membuatnya terasa lebih seperti kawan nan menyenangkan daripada sekadar gadget tetap nan dingin. Kehadiran Sweekar menunjukkan bahwa teknologi masa depan tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang persahabatan dan hubungan emosional antara manusia dan mesin.

iPolish: Revolusi Manikur Tanpa Limbah

Tidak semua keanehan di CES bermotif robot alias perangkat audio. iPolish datang untuk memamerkan jenis teknologi individual nan sama sekali berbeda, menyasar industri kecantikan dengan kuku digital nan dapat berubah warna. Inovasi ini bisa menjadi solusi bagi Anda nan doyan berganti style namun enggan membeli puluhan botol cat kuku nan berbeda.

Teknologi di kembali iPolish melibatkan movie elektroforesis (electrophoretic films) berukuran sangat mini nan diaplikasikan pada kuku akrilik. Dengan support perangkat aktivasi nan ringkas, pengguna dapat mengganti warna kuku mereka melalui ratusan pilihan warna hanya dari aplikasi smartphone. Ini berarti Anda tidak perlu lagi membeli warna nan berbeda-beda secara fisik, lantaran satu gadget ini dapat melakukan semuanya.

Ini adalah perpkompetisi nan menyenangkan antara bumi fashion dan teknologi. Meskipun tidak diragukan lagi bahwa ini adalah produk niche, iPolish mengilustrasikan gimana CES merangkul produktivitas di luar kategori TV dan PC nan tipikal. Inovasi semacam ini, nan mungkin juga mempunyai Desain Unik dalam penerapannya, menunjukkan potensi pengurangan limbah kosmetik di masa depan, menjadikannya sebuah konsep nan stylish sekaligus ramah lingkungan.

LG CLOiD: Menyongsong Era Kepala Pelayan AI

LG bukanlah pemain baru dalam bumi penemuan dan robotika. Dengan diperkenalkannya LG CLOiD, raksasa teknologi ini membawa peralatan rumah tangga ke tingkat nan jauh lebih tinggi. Robot baru nan ambisius ini merupbakal bagian integral dari visi “Zero Labor Home” alias rumah tanpa tenaga kerja manusia nan dicanangkan oleh LG. Tujuannya jelas: mengotomatisasi pekerjaan rumah tangga nan sering kali membosankan dan melelahkan.

LG CLOiD adalah robot rumah berkekuatan AI nan bermaksud untuk mengoordinasikan peralatan nan terhubung dan menggunbakal kepintaran buatan untuk memutuskan tugas apa nan kudu dilakukan selanjutnya. Dalam demonstrasinya, LG CLOiD memamerkan keahlian nan mengesankan, seperti mengambil peralatan dari lemari es, memasukkan makanan ke dalam oven, hingga melipat cucian. Semua ini dilakukan melalui kombinasi lengan nan dapat bergerak luwes (artikulasi), navigasi otonom, dan pemahkondusif AI generatif.

Menariknya, unit kepala dari robot ini juga berfaedah gkamu sebagai hub rumah AI seluler (mobile AI home hub), nan mengintegrasikan intertindakan bunyi dan kontrol peralatan elektronik lainnya. Meskipun teknologinya tetap terasa sangat futuristik dan belum sepenuhnya siap untuk konsumen massal saat ini, CLOiD menunjuk ke arah masa depan di mana robot dapat secara berarti membantu kehidupan sehari-hari. Di tengah peringatan tentang gimana Korporasi Teknologi memegang kendali besar, penemuan seperti ini menawarkan janji kemudahan hidup nan susah ditolak. Masa depan ala movie fiksi ilmiah tampaknya tidak terlampau jauh lagi.

Dari permen nan bisa menyanyi hingga robot pelayan nan cerdas, CES 2026 membuktikan bahwa khayalan manusia tidak mempunyai batas. Produk-produk ini mungkin terlihat asing hari ini, namun bisa jadi mereka adalah cikal bnalar standar teknologi di masa depan.

Selengkapnya
Sumber Telset
-->