SEMARANGUPDATE.COM – Sebanyak 168 siswa kelas 5 SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengikuti aktivitas fieldtrip edukatif ke Jakarta sebagai bagian dari pembelaliran di luar kelas.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Dwi Wuryandari, M.Pd, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Salatiga Dr. Sugiman, M.Si., serta para pembimbing pendamping.
Program tersebut dirancang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai sarana memberikan pengalkondusif belajar langsung bagi siswa melalui pendekatan experiential learning.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kota Salatiga, Dr. Sugiman, menegaskan pentingnya pembelaliran nan kontekstual.
“Pendidikan nan efektif adalah nan bisa menghubungkan teori belajar di kitab dengan realitas di lapangan. Melalui kunjungan ini, siswa tidak hanya belajar tentang sejarah dan tata negara secara kognitif, tetapi juga merasbakal langsung atmosfer kepemimpinan bangsa, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan cita-cita besar dalam diri mereka,” ungkap Dr. Sugiman.
Selama aktivitas berlangsung, para siswa juga dilatih untuk mandiri, termasuk dengan mencoba beragam moda transportasi seperti pesawat dan kereta api.
Selain itu, pembuatan karakter menjadi konsentrasi utama, khususnya dalam menjaga kedisiplinan ibadah di tengah aktivitas perjalanan.
“Kami mau menanamkan prinsip bahwa dalam kondisi sesibuk apa pun, sholat lima waktu tidak boleh ditinggalkan. Anak-anak mempraktikkan tata langkah plural dan qashar, mulai dari sholat Subuh di airport hingga sholat di Masjid Istiqlal,” ujar Ibu Wuryandari.
Di Jakarta, rombongan mengunjungi Gedung DPR/MPR RI untuk mengenal sistem kerakyatan Indonesia.
Para siswa diterima di Gedung Nusantara V dan mengikuti simulasi sidang DPR/MPR.
Selain itu, mereka juga berjamu ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Menteng guna mendapatkan motivasi langsung dari tokoh-tokoh persyarikatan serta memperkuat nilai-nilai ke-Muhammadiyahan.
Melalui aktivitas ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menegaskan komitmennya dalam memcorak generasi nan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mempunyai wawasan kebangsaan luas serta konsisten dalam menjalankan nilai-nilai keislaman.
Sebagai sekolah dasar unggulan, SD Muhammadiyah Plus Salatiga dikenal dengan pendekatan pengembangan multiple intelligence dan pendidikan karakter berpatokan nilai Islam, dengan tagline “anak cerdas, beradab mulia”. (*)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·