CEKLANGSUNG, Jakarta - Pilihan investasi makin beragam, dari nan berisiko tinggi hingga berpatokan teknologi. Tapi, emas tetap memperkuat sebagai favorit lama nan tak kehilangan pamornya. Emas tidak menjanjikan lonjbakal drastis, tapi menghadirkan rasa aman. Sebab, tahan terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
Harga emas Antam sempat mencapai Rp 2.016.000 per gram, dan nilai buyback pembelian kembali tertinggi Rp 1.865.000 per gram. Sayangnya, tak sedikit nan salah kaprah. Beberapa dari mereka tidak tahu langkah memanfaatkan emas dengan benar.
Perencana keuangan, Safir Senduk menyebut edukasi mengenai investasi emas di masyarakat sangat minim. Banyak nan membeli emas bukan lantaran paham, tapi lantaran ikut-ikutan.
Bahkan ketika kata "emas" disebut, banyak orang langsung membayangkan beragam jenis perhiasan. Mulai dari kalung, cincin, alias gelang. Padahal persepsi tersebut perlu diluruskan. Tidak semua perhiasan itu emas, dan tidak semua emas cocok dijadikan perhiasan.
Banyak perhiasan nan berlapis emas alias apalagi bukan emas sama sekali. Misalnya perak, kuningan, hingga logam campuran.
“Emas itu identiknya dengan logam mulia sebenarnya. Karena jika mengidentikan emas dengan perhiasan, perhiasan itu enggak selampau emas. Banyak juga perhiasan nan bukan emas,” kata Safir kepada CEKLANGSUNG, dikutip Rabu (25/6/2025).
Safir menyebut perhiasan hanya menarik sebagai aksesoris penampilan saja, bukan perangkat investasi nan ideal. Terdapat beberapa alasannya. Pertama, perhiasan mengandung ongkos pembuatan, semakin rumit desainnya semakin mahal. Namun ketika perhiasan tersebut dijual kembali, ongkos tersebut hilang. Artinya sudah rugi diawal.
Lalu adanya tren dan model. Perhiasan nan dibeli saat ini kemungkinan tidak lagi diminati beberapa tahun kemudian. Alasan selanjutnya ialah kadar emas dalam perhiasan lebih rendah dibanding logam mulia batangan. Dia pun menyarankan masyarakat untuk mulai melirik logam mulia nan bermotif batangan sebagai pilihan investasi utama.
“Kadar emas nan didapat lebih banyak pada batangan. Kenapa? lantaran kadarnya 99,99 person itu emas semua isinya. Sementara perhiasan kadar emas nan didapat lebih sedikit,” ucapnya.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·