Dosen Unmul Raih Doktor Di Undip, Kembangkan Model Keberhasilan Arsitektur Sistem Informasi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Mulawarman (Unmul), Dyna Marisa Khairina, S.Kom., M.Kom., sukses meraih gelar ahli setelah mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi ahli Program Studi Doktor Sistem Informasi (DSI) Universitas Diponegoro (Undip) pada Senin sore, 4 Mei 2026, dengan capaian IPK sempurna 4,00.

Dalam penelitiannya, Dr. Dyna mengangkat disertasi berjudul “Model Pengukuran Keberhasilan Arsitektur Sistem Informasi nan Terintegrasi Berpedoman Evaluasi Kegunaan Enterprise Architecture-Domain Sistem Layanan Lelang”.

Sidang promosi tersebut melibatkan majelis pengetes nan terdiri dari Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D selsaya Ketua Sidang, Qidir Maulana Binu Soesanto, S.Si., M.Sc., Ph.D sebagai Sekretaris Sidang, Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA sebagai Promotor, serta Prof. Dr. Zulkarnain, S.E., M.M dari Universitas Riau sebagai pengetes eksternal.

Turut datang pula Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, S.T., M.M., M.T., IPU., ASEAN Eng, Prof. Dr. Heri Sutanto, S.Si., M.Si., F.Med, dan Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni, ST., M.InfoTech (Comp)., Ph.D sebagai ko-promotor.

Dekan Sekolah Pascasarjana Undip, Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, menyampaikan bahwa Dr. Dyna merupbakal mahasiswa nan aktif dan konsisten dalam menjalani proses pengarahan hingga sukses lulus dengan predikat cumlaude.

“Ini menunjukkan bahwa proses belajar di Undip sangat bagus dan alhamdulillah sukses melakukbakal publikasi ilmiah sebanyak 6 paper dalam kurun waktu 3 tahun 3 bulan 3 hari, dan semoga memberikan inspirasi bagi mahasiswa DSI untuk segera menyelesaikan studi” ungkap Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo.

Sementara itu, Ketua Program Studi DSI Undip, Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, menyebut bahwa Dr. Dyna merupbakal lulusan ke-64 dari program tersebut dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain.

“Alhamdulillah Promovenda Dyna Marisa Khairina melakukan penelitian nan sangat bagus dan semoga bisa berfaedah bagi masyarakat dan bisa dicontoh bagi mahasiswa lain untuk bisa menyelesaikan studi tepat waktu, saat ini 267 mahasiswa nan belum lulus agar bisa mengikuti jejaknya dan meraihh prestasi nan setinggi-tingginya dan bermnafaat bagi lembaga dan negara,” tutur Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto.

Dalam penjelasannya, Dr. Dyna mengungkapkan bahwa Enterprise Architecture (EA) merupbakal gambaran menyeluruh komponen Teknologi Informasi dalam organisasi nan mencakup perspektif upaya dan teknologi sekaligus.

“EA dipandang sebagai praktik Sistem Informasi (SI) lantaran mencakup perspektif upaya dan teknologi. EA merupbakal arsip perencanaan strategis sebagai acuan/panduan dan rencana nan jelas bagi pengembangan SI secara keseluruhan. Arsitektur sistem info merupbakal bagian dari lapisan EA,” ungkap Dyna Marisa Khairina, S.Kom, M.Kom.

Ia menilai bahwa perencanaan arsitektur sistem info nan baik kudu bisa menjembatani kebutuhan upaya dengan pengembangan sistem agar tercapai keselarasan dan faedah optimal.

“Organisasi menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa SI nan dibangun dapat diterima dan digunbakal efektif. Berdasarkan perihal tersebut, terdapat kebutuhan mengembangkan model nan lebih terintegrasi nan menggabungkan aspek teknologi, organisasi, kualitas EA, dan persepsi pemangku kepentingan secara lebih mendalam,” tambahnya.

Penelitian ini bermaksud mengembangkan model pengukuran keberhasilan arsitektur sistem info berpatokan pertimbangan kegunaan EA dengan mengintegrasikan beberapa pendekatan teori, serta melibatkan perspektif gkamu dari pemangku kepentingan, baik dari sisi upaya maupun teknis.

Metode nan digunbakal meliputi pengumpulan info melalui survei kuesioner kepada dua golongan responden, nan kemudian dikajian dan divalidasi menggunbakal Structural Equation Modeling (SEM) berpatokan Partial Least Square (PLS) dengan pendekatan dua tahap.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model nan dikembangkan mempunyai tingkat validitas dan reliabilitas nan baik, dengan nilai model fit sebesar 76,3 persen pada perspektif upaya dan 79,8 persen pada perspektif teknis.

Secara keseluruhan, penelitian ini menghasilkan model pengukuran keberhasilan arsitektur sistem info (SISA) nan memberikan kontribusi teoritis berupa kernomor konseptual baru, sekaligus kontribusi praktis sebagai pedoman dalam tata kelola organisasi dan pengambilan keputusan strategis.

Temuan tersebut juga memberikan implikasi positif dalam mendukung keselarasan antara kebutuhan upaya dan teknologi info di beragam lembaga maupun organisasi. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->