41 Armada Brt Trans Semarang Diperbarui, Pemkot Targetkan 130 Unit Termasuk Bus Listrik

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng mulai melakukan pembaruan puluhan armada BRT Trans Semarang.

Langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan klasik seperti ‘cumi-cumi darat’ alias emisi asap hitam pekat dari kendaraan.

Agustina menegaskan bahwa peremajaan armada merupbakal bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu jasa transportasi publik di Kota Semarang.

“Dari sasaran 130 baru terealisasi 41 armada nan telah diremajakan. Ini salah satu komitmen kami memperbaiki jasa transportasi umum di Semarang,” ucap Agustina di Balai Kota Semarang, Sabtu (2/5).

Ia menjelaskan bahwa proses pembaruan mencakup beragam jenis armada, mulai dari bus besar di koridor utama hingga armada feeder nan melayani area permukiman.

Pada tahap awal, bus baru telah beraksi di empat jalur, ialah Koridor 4, Koridor 8, serta Feeder 1 dan Feeder 3.

Menurutnya, armada nan telah siap, baik dari sisi bentuk maupun administrasi, langsung dioperasikan.

Melalui Dinas Perhubungan Kota Semarang, seluruh proses peremajaan ditargetkan rampung pada September 2026, termasuk pengadaan bus listrik.

“Targetnya September selesai sebagai pemisah akhir. Nanti ada sekitar 130 armada baru termasuk bus listrik,” paparnya.

Peremajaan ini dinilai krusial untuk mengatasi beragam hambatan operasional nan selama ini kerap terjadi akibat usia kendaraan nan sudah tidak lagi optimal.

Dengan armada baru, gangguan seperti mogok di jalan diharapkan dapat diminimalkan.

“Kasus di lapangan memang banyak lantaran usia bus sudah tua. Harapannya dengan bus baru ini lebih siap kerja dan bisa mengantisipasi kasus-kasus seperti mogok,” terangnya.

Agustina menyebut pembaruan armada BRT Trans sebagai bukti kesungguhan Pemkot Semarang dalam menghadirkan transportasi umum nan nykondusif dan andal.

Ia pun berambisi langkah ini bisa mengakhiri keluhan masyarakat mengenai bus mogok.

“Nanti sampai September kita ada 130 bus nan diremajakan. Selbanget tinggal cumi-cumi darat,” ungkap Agustina.

Selain itu, Pemkot Semarang juga bakal mulai mengoperasikan bus listrik sebagai bagian dari modernisasi armada.

Ke depan, jumlahnya diharapkan terus bertambah guna menekan polusi dan emisi di wilayah perkotaan.

“Dobakal kekuatan fiskal Pemkot Semarang agar bisa menambah jumlah armada, termasuk pembiayaan operasionalnya. Walaupun armada ini dari pihak ketiga, biaya operasional tetap kudu ditanggung pemerintah kota,” tandasnya. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->