Jakarta -
Perut mengandung mempunyai beragam bentuk, ukuran, dan kekencangan. Ketika memasuki trimester 3, Bunda mungkin sering merasakan perut kencang. Ketahui penyebab perut kencang saat mengandung di trimester 3 dan langkah mengatasinya.
Shannon Smith, M.D., FACOG, master kandungan dan ginekolog, mengatakan bahwa perut mengandung dan berat ketika mengandung itu normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, tak ada salahnya ibu mengandung berkonsultasi dengan master alias perawat jika Bunda merasakan tidak seperti biasanya.
"Perempuan mulai mengalami perut nan keras pada beragam tahap kehamilan," kata Shannon Smith, M.D., master kandungan dan ginekolog di Brigham Faulkner Ob/Gyn Associates dan personil Dewan Penasihat Medis BabyCenter.
Menurutnya, bagi sebagian orang perut mengandung nan terasa kencang itu bukan perihal nan penting. Tapi bagi sebagian ibu mengandung lainnya rasa kencang pada perut bisa membuatnya tidak nyaman.
Berat dan mengencang sebagian besar merupakan tanda-tanda bayi tumbuh dan rahim mengambil lebih banyak ruang di tubuh. Namun, mungkin ada hal-hal lain nan terjadi juga.
"Dalam kebanyakan kasus, tidak ada argumen untuk khawatir, lantaran emosi itu adalah perihal nan normal-bagian dari perkembangan kehamilan Anda. Namun, selalu konsultasikan dengan master kandungan Anda untuk menenangkan pikiran Anda jika Anda mempunyai kekhawatiran," ujarnya.
Penyebab perut kencang saat mengandung di trimester 3
Perut terasa kencang saat mengandung biasanya perihal itu disebabkan oleh bayi nan semakin besar dan rahim nan membesar. Namun, pencernaan, dehidrasi, dan aktivitas janin juga dapat berperan.
"Kebanyakan wanita mulai merasakan perut nan lebih kencang pada trimester kedua alias ketiga, tetapi setiap orang berbeda – beberapa mungkin merasakannya lebih awal, lebih lambat, alias apalagi tidak pernah mengalami benjolan nan sangat jelas," ujar Smith.
Smith bilang, sedikit rasa sesak dan kontraksi Braxton Hicks itu normal, tetapi jika ibu mengandung mengalami nyeri hebat, kontraksi nan sering, alias aktivitas janin nan lebih sedikit, segera periksakan diri ke dokter.
Berikut beberapa penyebab perut ibu mengandung terasa kencang di trimester 3
1. Braxton-Hicks
Smith menjelaskan, jika ibu mengandung merasakan sensasi perut mengencang alias keras nan datang dan pergi, itu bisa jadi kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi latihan ini sangat normal dan mempersiapkan tubuh untuk persalinan.
Kontraksi ini terjadi lebih sering seiring dengan perkembangan kehamilan, dan mungkin merasakannya setelah aktivitas bentuk alias seks. Braxton Hicks susah dibedakan dari kontraksi sungguhan.
2. Kontraksi asli
Ibu mengandung bakal merasakan perut nan merasa semakin kencang ketika mengalami kontraksi asli. Ini bisa berjalan 30-90 detik, berirama, dan tidak mereda meski ibu mengandung mengubah posisinya. Tak hanya perut nan terasa kencang, tapi juga disertai bercak, ketuban nan pecah, hingga tekanan di panggul.
3. Peregangan ligamen bundar (Round Ligament Pain)
Perut ibu mengandung mulai terasa keras selama trimester dua alias ketiga. Saat rahim tumbuh bakal mendorong tembok perut, membikin perut terasa kencang. Selain itu, perut terasa kencang dan kadang tajam akibat meregangnya ligamen pendukung rahim saat kehamilan semakin besar.
4. Posisi janin dan tekanan uterus
Janin nan mulai 'turun' alias bergeser dapat memberi tekanan pada otot perut, menyebabkan sensasi kencang alias berat, terutama di trimester 3.
Cara mengatasi perut kencang saat trimester 3
Melansir MedicalNewsToday, hal-hal ini dapat dilakukan seseorang untuk meredakan perut nan kencang di trimester tiga meliputi:
- Minum segelas air: Dehidrasi merupakan pemicu umum perut kencang saat kontraksi. Cobalah minum segelas besar air dan berebahan selama beberapa menit.
- Ke toilet: Kandung kemih nan penuh sama dikaitkan dengan peningkatan kontraksi. Terkadang, cukup dengan menggunakan bilik mandi dan mengosongkan kandung kemih dapat menghentikan kontraksi.
- Mengubah posisi: Terkadang posisi tubuh dapat menekan rahim, nan memicu kontraksi. Cobalah mengubah posisi alias berbaring.
- Mandi air hangat: Duduk di bak air hangat dapat merilekskan otot nan capek alias nyeri, termasuk rahim.
- Minum secangkir teh alias susu hangat: Susu hangat alias teh herbal dapat menenangkan dan menghidrasi.
Ibu mengandung juga krusial untuk menghubungi master jika pengobatan rumahan tidak meredakan perut nan mengencang alias jika terjadi lebih dari empat kontraksi dalam satu jam.
Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·