Zaskia Sungkar Lanjutkan Tahapan Promil, Kini Bersiap Transfer Embrio

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

Jakarta -

Zaskia Sungkar tengah menjalani program kehamilan kedua lewat metode bayi tabung (IVF). Setelah sukses di program pertama nan menghadirkan putra pertama mereka, Ukkasya, sekarang Zaskia dan Irwansyah kembali menjalani proses panjang dan penuh minta demi menambah personil keluarga.

Bersama sang suami, Irwansyah, Zaskia sekarang telah sampai di tahap penting: Transfer embrio. Proses pembuahan di laboratorium sudah sukses dilakukan, dan mereka hanya tinggal menunggu waktu terbaik untuk menanamkan embrio ke dalam rahim.

Tahapan sudah sampai transfer embrio

Zaskia mengungkapkan bahwa saat ini dirinya telah menyelesaikan tahapan awal dalam program bayi tabung, ialah proses pematangan sel telur dan pembuahan. Embrio sudah sukses dicorak dari proses pembuahan, dan dia berbareng Irwansyah tengah menanti waktu nan paling tepat untuk menanamkan embrio ke rahim. Mereka memilih bersabar sembari menjaga kondisi bentuk dan mental agar tetap optimal sebelum prosedur dilakukan.

Zaskia pun mengungkapkan tahapan prosesnya tersebut dalam caption postingan berupa foto Zaskia berbareng master kandungannya. Tampak Zaskia baru saja selesai berkonsultasi dengan dokternya. Mata Zaskia tampak sembap namun tetap tersenyum. Ia pun mengungkapkan rasa sedihnya dalam tulisan di caption.

“Mata bengkak nangisin stardust , semoga Allah kirimkan sebuah bingkisan manis di depan,” tulisnya.

Kini dia bersiap menuju tahap embryo transfer dalam program bayi tabung anak keduanya. Proses pembuahan telah selesai, dan embrio telah terbentuk. Kini dia dan Irwansyah menanti waktu nan paling tepat untuk melanjutkan prosedur penankondusif embrio ke rahim. Zaskia menjaga pola hidup sehat agar kondisi tubuhnya tetap optimal, dengan support angan dan mental nan lebih tenang dibanding promil sebelumnya.

Embrio transfer adalah tahap dalam program bayi tabung (IVF) di mana embrio nan telah dibuahi di luar tubuh ditanamkan kembali ke dalam rahim wanita. Tujuannya adalah agar embrio menempel di tembok rahim dan berkembang menjadi janin. Prosedur ini biasanya dilakukan beberapa hari setelah proses pembuahan, tergantung kesiapan embrio dan kondisi rahim ibu.

Gaya hidup sehat berpengaruh besar

Selama menjalani promil, Zaskia sangat menjaga style hidupnya. Gaya hidup sehat berpengaruh besar dalam keberhasilan program bayi tabung seperti nan dijalani Zaskia Sungkar. Ia menjaga pola mbakal dan rehat cukup. Hal ini terbukti meningkatkan kualitas serta jumlah embrio nan dihasilkan, berbeda dari promil sebelumnya. Dokter juga menyarankan agar berat badan tetap stabil demi hasil optimal saat transfer embrio.

Dalam program bayi tabung ini, Zaskia juga kudu menunda sementara hobinya berkuda. Saat menjalani proses pengambilan sel telur (OPU), master menyarankannya untuk berakhir melakukan aktivitas tersebut demi menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

Tidak pilih jenis kelamin bayi

Menariknya, Zaskia dan Irwansyah memutuskan untuk tidak memilih jenis kelamin bayi mereka. Meski secara teknologi perihal itu memungkinkan, mereka memilih menyerahkan sepenuhnya pada kehendak Tuhan. nan terpenting bagi keduanya adalah prosesnya melangkah lancar dan bayi nan lahir sehat.

Ia tidak mempersoalkan jenis kelamin calon bayinya. Ia mengsaya hanya mau diberikan nan terbaik oleh Allah, mengingat proses nan kudu dilaluinya tidak mudah. 

“Apapun hasil nya Allah Maha Tahu nan terbaik untuk hambanya,” tulisnya.

Zaskia juga sudah mempersiapkan diri untuk menjalani masa bed rest usai transfer embrio nanti. Ia belajar dari pengalkondusif kehamilan pertama, di mana dirinya sempat kudu benar-betul rehat total demi menjaga kondisi kandungan.

Saat ini, dia tetap aktif berkegiatan lantaran transfer belum dilakukan. Namun ketika saatnya tiba, dia berkomitmen bakal kembali menyesuaikan ritme hidup demi menjaga kehamilan nan diharapkan.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya
Sumber
-->