Ukraina Klaim Kuasai 90 Kilometer Persegi Wilayah Rusia

Sedang Trending 9 bulan yang lalu

ILUSTRASI. pasukan Ukraina sekarang menguasai sekitar 90 kilometer persegi wilayah di Distrik Hlushkov, Oblast Kursk, Rusia.. Oleg Petrasiuk/Press Service of the 24th King Danylo Separate Mechanized Brigade of the Ukrainian Armed Forces/Handout via REUTERS

Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

CEKLANGSUNG.COM - JAKARTA. Panglima tertinggi militer Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrskyi, menyatbakal bahwa pasukan Ukraina sekarang menguasai sekitar 90 kilometer persegi wilayah di Distrik Hlushkov, Oblast Kursk, Rusia.

Pernyataan mengejutkan ini menumpama salah satu langkah paling berani Ukraina sejak invasi besar-besaran Rusia dimulai lebih dari tiga tahun lalu.

"Ini adalah tindbakal preemptif kami untuk merespons kemungkinan serangan musuh," ujar Syrskyi, tanpa menjelaskan lebih rinci dalam pernyataan nan dirilis kantornya pada Minggu.

Ribuan Tentara Rusia Hadang di Kursk

Diperkirbakal sekitar 10.000 tentara Rusia dikerahkan di wilayah Kursk untuk menghadang aktivitas Ukraina nan mulai menekan dari dalam wilayah Rusia. Menurut laporan militer Ukraina, operasi di Kursk sukses mencegah Rusia memindahkan pasukan dalam jumlah besar ke Donetsk — salah satu titik terpanas dalam konflik.

Baca Juga: Serangan Udara Besar-besaran Rusia Guncang Kyiv: 14 Tewas, 44 Terluka

Saat ini, garis depan perang membentang sepanjang 1.200 kilometer, dan situasi di banyak sektor disebut tetap sangat sulit. Meskipun Rusia mencatat kemajuan di beberapa titik sejak Mei dan Juni, militer Ukraina menyebut keberhasilan tersebut diraih dengan mengorbankan jumlah korban jiwa nan sangat tinggi dalam serangan-serangan golongan kecil.

Ukraina Perkuat Pertahanan Udara

Sementara itu, Rusia terus menggempur kota-kota Ukraina dengan serangan drone dan rudal, apalagi jauh dari garis depan.

Militer Ukraina menyebut bahwa mereka sukses menembak jatuh sekitar 82% drone Shahed buatan Iran nan digunbakal Rusia, namun menegaskan bahwa mereka memerlukan lebih banyak sistem rudal permukaan-ke-udara untuk mempertahankan kota dan prasarana vital.

Ukraina juga mengembangkan penggunaan pesawat ringan dan drone interceptor untuk menangkal serangan skala besar nan melibatkan ratusan drone.

Serangan Bargumen ke Dalam Wilayah Rusia

Selain bertahan, Ukraina juga aktif menyerang sasaran ekonomi dan militer di wilayah Rusia. Antara Januari hingga Mei tahun ini, militer Ukraina menyatakan telah menyebabkan kerugian langsung lebih dari US$1,3 miliar terhadap industri kilang minyak, produksi bahan bakar, dan prasarana transportasi Rusia.

Baca Juga: Rusia Akan Merespons Serangan Ukraina Jika Dianggap Perlu

Kerugian tidak langsung apalagi diperkirbakal mencapai US$9,5 miliar melalui destabilisasi industri minyak, gangguan logistik, dan penutupan paksa beragam fasilitas.

Belum diketahui apakah kerusbakal nan ditimbulkan oleh operasi rahasia "Spider's Web", nan menghancurkan sejumlah pesawat tempur Rusia, turut dimasukkan dalam perkiraan tersebut.

Meski sukses mempertahankan wilayah perbpemimpin Dnipropetrovsk pekan lalu, Ukraina tetap menghadapi tekanan berat di wilayah timur dan utara. Serangan Rusia nan terus bersambung mendorong Ukraina untuk terus mengpenyesuaian strategi militer dan meningkatkan kapabilitas pertahanannya di semua lini.

Selanjutnya: Indonesia Weather Agency Revises Outlook, Shorter Dry Season in 2025

Menarik Dibaca: Tayang di Bioskop Mulai 26 Juni, Ini Sinopsis Film Jodoh 3 Bujang




Selengkapnya
Sumber
-->