Sd Negeri Sepi Peminat, Dprd Semarang Buka Opsi Penggabungan Sekolah

Sedang Trending 5 jam yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Komisi D DPRD Kota Semarang mendorong adanya pertimbangan terhadap sejumlah sekolah dasar negeri nan setiap tahun kesulitan memenuhi kuota peserta didik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Salah satu langkah nan dinilai dapat menjadi solusi adalah regrouping alias penggabungan sekolah, dengan tetap memperhatikan kondisi wilayah dan jumlah siswa.

Gagasan tersebut disampaikan Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim, saat meninjau langsung penyelenggaraan SPMB 2026 di SD Negeri Kalibanteng Kidul 01, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, tetap terjadi ketidakseimbangan jumlah pendaftar di sekolah negeri.

Beberapa sekolah terus mengalami kekurangan siswa setiap tahun, sementara sekolah lainnya justru selampau dibanjiri fans hingga melampaui kapabilitas nan tersedia.

“Kalau memang ada sekolah nan setiap tahun kekurangan murid, tentu kudu dievaluasi. Apakah kelak digabung alias seperti apa, semuanya kudu melalui kajian nan matang,” ujarnya.

Meski demikian, Muberilmu menegaskan penggabungan sekolah tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa.

Pemerintah perlu mempertimbangkan beragam aspek, termasuk perkembangan jumlah masyarakat dan kebutuhan jasa pendidikan di masa mendatang.

Menurutnya, sekolah nan saat ini minim fans belum tentu bakal mengalami kondisi serupa pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu, keputusan regrouping kudu didasarkan pada kajian nan komprehensif.

“Bisa saja beberapa tahun ke depan terjadi pertumbuhan masyarakat alias banyak family muda nan anak-anaknya mulai memasuki usia sekolah. Jadi semuanya kudu dihitung dan dipertimbangkan dengan matang,” katanya.

Selain mengevaluasi sekolah nan kekurangan siswa, Komisi D juga mendorong Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk memetbakal wilayah dengan kepadatan masyarakat tinggi.

Pemetaan tersebut dinilai krusial untuk menentukan kebutuhan penambahan ruang kelas maupun pemgedung sekolah baru.

Langkah tersebut diharapkan bisa mengurangi ketimpangan jumlah peserta didik antar sekolah negeri di Kota Semarang.

Muberilmu menambahkan, bagi calon siswa nan belum diterima di sekolah tujuan, pemerintah dapat mengarahkan mereka ke sekolah negeri lain nan tetap mempunyai kuota.

Selain itu, sekolah swasta juga diharapkan turut berkedudukan dalam menampung siswa nan belum tertampung di sekolah negeri.

“Kami berambisi penyelenggaraan SPMB tahun ini melangkah lancar, transparan, dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 kembali menjadi salah satu sekolah favorit dalam penyelenggaraan SPMB 2026. Hingga proses pendaftaran berlangsung, jumlah pendaftar tercatat mencapai 106 calon siswa, melampaui kuota nan tersedia.

Kepala SD Negeri Kalibanteng Kidul 01, Rumiyati, mengatbakal sekolahnya hanya membuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan total kuota 84 siswa. Masing-masing rombel bakal diisi maksimal 28 peserta didik.

“Pendaftarnya ada 106 anak. Rencananya tiga kelas, jadi kuotanya 84 siswa,” katanya.

Rumiyati menjelaskan, calon siswa nan tidak lolos seleksi tetap dapat mendaftar ke sekolah lain nan kuotanya belum terpenuhi.

Pihak sekolah juga bakal memberikan info mengenai sekolah-sekolah nan tetap memerlukan siswa.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 bukan perihal baru.

Pada penyelenggaraan penerimaan siswa tahun sebelumnya, jumlah pendaftar apalagi nyaris mencapai 200 anak.

“Tahun sebelumnya malah nyaris 200 pendaftar. Pilihan satu dan pilihan dua juga banyak,” ungkapnya.

Ia menyebut jalur domisili tetap menjadi jalur nan paling banyak diminati calon siswa. Selain itu, pendaftaran juga berasal dari jalur mutasi, prestasi, dan afirmasi.

Rumiyati menilai sistem pendaftaran berpatokan daring nan diterapkan saat ini cukup membantu masyarakat maupun pihak sekolah dalam proses penerimaan siswa baru.

“Sekarang sudah canggih. Sistem online seperti ini lebih mudah dan tidak menyusahkan sekolah,” pungkasnya. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->