Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
CEKLANGSUNG.COM - TEL AVIV. Warga di area Rbanget Aviv, Tel Aviv, mulai kembali ke reruntuhan apartemen mereka pada Senin (23/6), sehari setelah gedung tempat tinggal mereka hancur dihantam rudal Iran.
Mereka mencoba menyelamatkan barang-peralatan nan tetap bisa diselamatkan sembari menghadapi realita pahit kehilangan tempat tinggal.
Baca Juga: Dampak Perang Iran-Israel, Serikat Pekerja Rkebaikan PHK di Indonesia Capai 100.000 Orang
Rudal tersebut menghantam langsung area pbudaya masyarakat di utara kota, menghancurkan satu blok apartemen, beberapa rumah di sekitarnya, serta merusak sebagian kebinasaan panti jompo di area tersebut.
Sedikitnya 20 orang dilaporkan terluka dalam serangan tersebut. Sebagian besar penunggu panti jompo telah dievakuasi sebelumnya, dan mereka nan tetap berada di dalam gedung berada di ruang-ruang kondusif saat rudal menghantam, menurut keterangan polisi dan petugas penyelamat.
“All my memories, all my furniture, all my photos, artworks -- everything is gone,” ujar Osnat Steinberger (68), seorang seniman nan tinggal di apartemen nan hancur, kepada Reuters. Ia tidak berada di rumah saat rudal meledak tepat di luar jendelanya.
Di sisi gedung nan terkena akibat langsung, nyaris tak ada nan tersisa selain tumpukan puing, logam bengkok, dan kamar-kamar nan hancur.
Baca Juga: Tensi Geopolitik Meningkat, Begini Efeknya ke Pasar Keuangan Indonesia
Di sisi lain, tetap terlihat perabot rumah tangga, lampu, tempat tidur dengan sprei, dan benda-barang pribadi lainnya.
Tentara dan remusuh tampak memunguti barang-peralatan nan tetap bisa diselamatkan. Remusuh mengenbakal helm merah membawa kardus, buku-buku, tas plastik berisi pakaian, hingga permadani.
Ilana Ben Ari, penduduk lainnya, mengsaya tetap susah memproses realita nan terjadi.
“Saat kejadian, kita syok dan menolak percaya. Tapi emosi itu baru benar-betul datang saat malam hari,” katanya.
“Tak Ada Gunanya Lagi Perang Ini”
Israel memulai serangan terhadap Iran pada 13 Juni lampau dengan tujuan menghancurkan akomodasi nuklir lawannya tersebut.
Baca Juga: Israel Serang 6 Bandara Militer Iran, Hancurkan 15 Pesawat Tempur!
Serangan itu telah menewaskan ratusan orang Iran dan menghancurkan prasarana militer serta nuklir penting.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan rentetan rudal ke wilayah Israel, termasuk Tel Aviv, nan menewaskan sedikitnya 24 penduduk sipil dan merusak ratusan bangunan.
Wilayah Tel Aviv, sebagai pusat ekonomi dan budaya Israel, menjadi sasaran utama lantaran juga mempunyai instalasi militer nan berdekatan dengan area permukiman.
Akhir pekan lalu, Amerika Serikat turut masuk dalam bentrok dengan membombardir tiga akomodasi nuklir utama Iran, meningkatkan kekhawatiran bakal eskalasi lebih lanjut di kawasan.
Rbanget Aviv merupbakal bagian dari metropolitan Tel Aviv nan dihuni sekitar 4 juta jiwa dari total 10 juta masyarakat Israel.
Baik Steinberger maupun Ben Ari menyuarbakal angan nan sama: perdamaian.
“Saya rasa perang ini sudah tak lagi punya tujuan alias manfaat. Saya minta Iran bersedia berbincang dan ada gencatan senjata, baik antara Iran dan Israel, maupun antara Gaza dan Israel,” ujar Steinberger.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·