Prince Of Persia: The Sands Of Time Remake Dibatalkan Ubisoft, Ada Apa?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Pada akhir tahun lalu, beredar rumor mengenai crippled Prince of Persia: The Sands of Time yang diprediksi akan rilis pada Januari 2026. Game remake ini menjadi bagian rencana Ubisoft untuk tahun ini bersama beberapa crippled lainnya.

Namun, crippled tersebut diundur menjadi bulan Maret. Dan kini, crippled Prince of Persia: The Sands of Time resmi dibatalkan oleh Ubisoft. Mengapa crippled remake yang dinanti-nanti ini dibatalkan?

Prince of Persia: The Sands of Time Remake Dibatalkan Ubisoft?

Pengumuman resmi dari UbisoftPengumuman resmi dari Ubisoft

Dilansir dari akun Twitter/X Resmi franchise Prinse of Persia, tim pengembang mengumumkan bahwa mereka telah mengambil keputusan yang sulit untuk menghentikan pengembangan Prince of Persia: The Sands of Time Remake.

Tim pengembang tahu bahwa keputusan ini sangat mengecewakan dan crippled mereka membawa arti yang besar bagi para fans dan juga tim pengembang yang mengerjakan proyek tersebut.

Tak Jadi Rilis 2026Tak Jadi Rilis 2026

Meskipun proyek yang dikembangkan ini memiliki potensi, namun mereka merasa tidak dapat mencapai level kualitas yang diharapkan dan melanjutkan pengembangan ini membutuhkan waktu dan investasi yang lebih besar dari yang dapat mereka janjikan.

Oleh karena itu, tim pengembang merasa mereka tidak ingin merilis sesuatu yang kurang merepresentasikan The Sands of Time. Namun, Prince of Persia sebagai sebuah beingness akan tetap berlanjut dan keputusan ini tidak menandakan tim pengembang menjauh dari franchise.

Di akhir pesan yang mereka unggah, tim pengembang Prince of Persia mengucapkan terima kasih karena telah setia dan mendukung franchise ini. Pengumuman itu secara resmi memberi konfirmasi bahwa crippled remake yang dinanti ini telah dibatalkan.

Alasan Pembatalan Game

Batal Bersama 5 Game LainnyaBatal Bersama 5 Game Lainnya

Mengenai mengapa hal ini terjadi, diketahui pembatalan merupakan salah satu tindakan yang diambil Ubisoft sebagai langkah restruktur besar-besaran mereka. Dan memang, tak hanya Prince of Persia saja, terdapat 5 crippled lain dibatalkan.

5 crippled yang dibatalkan ini salah satunya crippled dari franchise yang telah mereka miliki, 3 franchise crippled baru, dan juga crippled mobile. Dan menurut Ubisoft, pembatalan terjadi karena hasil dari game-game tersebut tidak memenuhi kualitas terbaru dan juga kriteria prioritas portofolio studio.

Tak hanya pembatalan saja, Ubisoft juga kini membentuk 5 “Creative House” dimana workplace pertama adalah Vantage Studios yang akan menangani Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six.

Perombakan besar yang terjadi di Ubisoft ini sepertinya menjawab mengapa workplace tidak begitu terlihat di berbagai acara besar seperti Summer Game Fest dan The Game Awards pada tahun 2025. Dan semoga saja langkah yang diambil ini akan membuat perusahaan menjadi lebih kuat lagi di masa depan.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com

Selengkapnya
Sumber game
-->