Pesawat Tempur Termahal Dunia Serang Situs Nuklir Iran, Harganya Capai Rp 34 Triliun!

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

ILUSTRASI. Angkatan Udara AS mengerahkan pembom siluman B-2 Spirit untuk menghantam tiga situs nuklir Iran, termasuk akomodasi paling dijaga di Fordow.

Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

CEKLANGSUNG.COM - JAKARTA. Amerika Serikat kembali menunjukkan kekuasaan militernya di area Timur Tengah. Dalam serangan udara nan diluncurkan pada Sabtu, Angkatan Udara AS mengerahkan pembom siluman B-2 Spirit untuk menghantam tiga situs nuklir Iran, termasuk akomodasi paling dijaga di Fordow.

Presiden Donald Trump menyebut serangan itu sebagai “sangat sukses”, apalagi menyatakan bahwa "mahkota" program nuklir Iran sekarang telah hancur.

B-2 Spirit: Pembom Siluman Termahal dan Paling Mematikan

B-2 Spirit adalah tulang punggung kekuatan serangan strategis Amerika. Dengan nilai dahsyat sekitar US$2,1 miliar (sekitar 34 triliun) per unit, B-2 menjadi pesawat militer paling mahal nan pernah dibuat. Diproduksi oleh Northrop Grumman sejak akhir 1980-an, jumlah produksinya hanya mencapai 21 unit setelah program akuisisi awal dihentikan pasca Perang Dingin.

Baca Juga: Spesifikasi B-2 Spirit: Bomber Siluman AS nan Hantam Situs Nuklir Iran

B-2 bisa menembus pertahanan udara paling canggih di bumi berkah teknologi siluman (stealth) tercanggih nan membuatnya nyaris tak terdeteksi radar. Bentuk aerodinamisnya nan menyerupai “sayap terbang” serta bahan penyerap radar membikin radar cross-section-nya setara dengan seekor burung kecil.

Kemampuan Global Strike: Serang dari Jarak Ribuan Kilometer

Salah satu kekuatan utama B-2 adalah jangkauan operasinya nan luar biasa. Tanpa pengisian ulang bahan bakar, B-2 dapat menjangkau lebih dari 6.000 mil laut (11.112 km). Dengan support pengisian bahan bakar di udara, pesawat ini dapat mencapai sasaran di mana saja di bumi — termasuk serangan langsung dari Missouri ke Iran.

B-2 Spirit dapat membawa beban senjata hingga 40.000 pon (18.144 kg) dalam ruang senjata internalnya, termasuk:

  • Massive Ordnance Penetrator (MOP): Bom penghancur bunker seberat 30.000 pon (13.600 kg) nan dirancang menembus lebih dari 200 kaki beton bertulang. Dalam serangan ke Fordow, dilaporkan sebanyak enam MOP digunbakal untuk menghancurkan akomodasi bawah tanah Iran.

  • JDAM (Joint Direct Attack Munition): Bom berpemandu GPS untuk menghantam sasaran tetap dengan presisi tinggi.

  • JSOW (Joint Standoff Weapon) dan JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile): Senjata jarak jauh nan dapat diluncurkan dari luar jangkauan sistem pertahanan udara musuh.

  • Bom Nuklir B83: B-2 dapat membawa hingga 16 peledak nuklir strategis dan menjadi komponen krusial dalam trinitas nuklir AS.

Baca Juga: Bom Situs Nuklir Iran, AS Gunbakal Pesawat Pembom B-2

Kru Minimal, Efisiensi Maksimal

B-2 hanya diawaki oleh dua pilot berkah sistem otomatisasi canggih nan mengurangi beban kerja sembari mempertahankan efektivitas tempur dalam misi-misi berisiko tinggi.

Keterlibatan B-2 dalam serangan ke situs nuklir Iran bukan hanya operasi militer, tetapi juga pesan kuat dari Washington terhadap ambisi nuklir Teheran. Hancurnya akomodasi Fordow menumpama momen krusial dalam bentrok berkepanjangan antara AS dan Iran, sekaligus memperlihatkan keahlian real-time serangan presisi jarak jauh milik Pentagon.

Selanjutnya: Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi Sejak Januari Pasca AS Serang Situs Nuklir Iran

Menarik Dibaca: Apa Penyebab Sindrom Stevens-Johnson ya? Penyakit Kulit nan Diduga Diidap Jokowi




Selengkapnya
Sumber
-->