Perusahaan Daur Ulang Tekstil Swedia Kerja Sama Dengan Gap Dan Hdanm

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

H&M bekerja sama dengan perusahaan daur ulang tekstil asal Swedia, Syre, untuk membuka pabrik daur ulang tekstil baru. Pabrik tersebut bakal menyedibakal poliester daur ulang untuk peritel Amerika Serikat (AS) Gap dan Target seiring meningkatnya permintaan bakal fesyen nan berkelanjutan.

Beberapa startup mengembangkan teknologi untuk mendaur ulang busana nan dibuang menjadi tekstil baru di tengah meningkatnya permintaan konsumen. Para pengecer nan mau memperkuat kredensial keberlanjutan mereka serta memenuhi izin nan lebih ketat memanfaatkan perihal ini.

Syre, nan didirikan oleh H&M dan grup investasi Vargas, berencana memproduksi lebih dari 3 juta metrik ton poliester pada tahun 2032 dengan mendaur ulang busana bekas. Tahun lalu, perusahaan ini menandatangani perjanjian jnomor panjang dengan H&M senilai total US$ 600 juta (Rp 9,8 triliun, kurs Rp 16.350/US$) selama tujuh tahun.

Gap mau memanfaatkan 10.000 ton per tahun serpihan poliester mereka. Sementara itu, Target bakal menggabungkan poliester daur ulang dalam "sejumlah" produk perusahaan tersebut.

“Kami bakal mengembangkan poliester sirkular bersama-sama dan ini bakal menuju pada sebuah perjanjian komersial seiring waktu,” kata CEO Syre, Dennis Nobelius, kepada Reuters, Selasa (24/6). Ia tidak mengungkapkan nilai potensial maupun jnomor waktu dari perjanjian tersebut.

Syre memproduksi cip poliester nan kemudian perlu dipintal menjadi benang oleh perusahaan mitranya. "Kemitraan ini memungkinkan kami untuk mempercepat kemajuan menuju terwujudnya industri mode nan lebih sirkular," kata Wakil Presiden Keberlanjutan Global Gap, Dan Fibiger, dalam pernyataan bersama.

Pendanaan Baru untuk Membangun Pabrik Daur Ulang Tekstil

Tahun lalu, Syre mengumpulkan biaya sebesar US$ 100 juta (Rp 1,63 triliun) dalam putaran pendanaan untuk membangun pabrik di negara bagian North Carolina, Amerika Serikat, dan mempersiapkan dua pabrik lagi, termasuk satu di Vietnam.

Pabrik AS ini diperkirbakal mempunyai kapabilitas hingga 10.000 ton poliester daur ulang setiap tahunnya dan bakal beraksi pada tahun 2026. Syre memulai bangunan pabrik di Vietnam pada tahun 2027 untuk memproduksi antara 150.000 hingga 250.000 ton poliester.

"Perusahaan busana olahraga nan berpatokan di Swedia, Houdini, juga telah berkomitmen untuk mengambil 50% poliester mereka dari Syre selama periode tiga tahun," kata Syre.

Selengkapnya
Sumber
-->