Pernikahan Mewah Jeff Bezos Di Venesia Dikecam Greenpeace, Apa Sebabnya?

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

ILUSTRASI. Pernikahan mewah antara miliarder teknologi Jeff Bezos dan wartawan Laura Sanchez nan bakal digelar di Venesia menuai sorotan tajam. REUTERS/Mario Anzuoni

Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

CEKLANGSUNG.COM - JAKARTA. Pernikahan mewah antara miliarder teknologi Jeff Bezos dan wartawan Laura Sanchez nan bakal digelar di Venesia menuai sorotan tajam, tak hanya dari publik, tetapi juga dari golongan lingkungan seperti Greenpeace.

Acara ini diperkirbakal bakal menjadi “pernikahan abad ini,” namun tidak semua pihak menyambutnya dengan tangan terbuka.

Dihadiri Para Selebriti dan Pejabat, Diperkirbakal Habiskan Rp500 Miliar

Pernikahan nan direncanbakal berjalan selama tiga hari mulai 26 hingga 28 Juni ini diprediksi bakal dihadiri sekitar 200 tamu istimewa, termasuk Ivanka Trump dan Jared Kushner. Deretan bintang dari bumi film, mode, hingga upaya pun turut masuk daftar undangan.

Pemerintah setempat memperkirbakal total biaya seremoni ini mencapai 20–30 juta euro (sekitar Rp370 miliar–Rp567 miliar), nan disebut bakal menjadi berkah ekonomi bagi pelsaya upaya lokal, seperti operator gondola dan perahu motor di kanal-kanal Venesia.

Baca Juga: Jeff Bezos dan Lauren Sanchez Akan Gelar Pernikahan Mewah di Venesia

Greenpeace dan Aktivis Lokal Luncurkan Protes di Lapangan St Mark

Namun, golongan lingkungan Greenpeace dan organisasi Inggris “Everyone Hates Elon” justru mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap pesta mewah tersebut.

Para aktivis membentangkan spanduk raksasa bergambar Jeff Bezos sedang tertawa dengan tulisan provokatif: "Jika Anda bisa menyewa Venesia untuk pernikahanmu, Anda juga bisa bayar pajak lebih banyak."

Aksi tersebut dilakukan di pusat kota, tepatnya di Lapangan Santo Markus. Polisi sempat mendekati para aktivis untuk memeriksa identitas mereka sebelum akhirnya spanduk digulung.

“Kami bukan menolak pernikahannya, tapi sistemnya. Tidak semestinya satu orang miliarder bisa menyewa seluruh kota demi kesenangan pribadi,” ujar Simona Abbate dari Greenpeace Italia kepada Reuters.

Kritik terhadap Komersialisasi Venesia dan Krisis Permukiman

Protes terhadap pesta pernikahan Bezos juga mencerminkan kekecewaan penduduk terhadap apa nan mereka anggap sebagai simbol komersialisasi Venesia. Kota nan telah lama menjadi lokasi wisata bumi ini sekarang menghadapi beragam tantangan serius, mulai dari krisis hunian, penurunan jumlah masyarakat tetap, hingga kerusbakal lingkungan.

Awal bulan ini, spanduk anti-Bezos sempat digantung di Menara Lonceng Santo Markus dan di Jembatan Rialto — dua ikon utama kota. Sejumlah penduduk apalagi menakut-nakuti bakal melakukan blokade tenteram untuk menolak seremoni tersebut.

Baca Juga: Banyak Melewati Jebakan, Jeff Bezos Bocorkan Rahasia Suksesnya

Donasi Amal dan Dukungan dari Pemerintah

Meski menuai kontroversi, Jeff Bezos dikabarkan bakal memberikan sumbangan kebaikan cukup besar. Salah satunya adalah biaya sebesar 1 juta euro untuk CORILA, sebuah konsorsium akademik nan meneliti ekosistem laguna Venesia.

Wali Kota Venesia Luigi Brugnaro dan Gubernur Veneto Luca Zaia justru mendukung aktivitas ini. Menurut mereka, pernikahan Bezos bakal memberikan akibat ekonomi positif bagi kota nan selama ini berjuntai pada sektor pariwisata.

Selanjutnya: Geber Ekspansi 1.000 Gerai Hingga Akhir 2025, Tomoro Coffee Fokus ke Kota Tier 2 & 3

Menarik Dibaca: 5 Efek Samping Bra nan Terlampau Longgar, Bikin Payudara Kendur!




Selengkapnya
Sumber
-->