Pecahkan Rekor Muri, Ibi Libatkan Ribuan Bidan Untuk Skrining Dan Edukasi Pencegahan Anemia Ibu Dan Anak

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

Jakarta -

Bidan berkedudukan krusial dalam kesehatan Bunda dan anak di Indonesia. Tak hanya berangkaian dengan pemeriksaan kesehatan ibu hamil, perawat juga berkedudukan besar dalam persiapan kehamilan nan sehat.

Dalam perihal ini, ribuan perawat di Indonesia mengambil peranan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui skrining dan pencegahan anemia. Bertepatan dengan ulang tahun ke-74, Ikatan Bidan Indonesia sukses mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori pemecah rekor, "Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia kepada Ibu dan Anak oleh Bidan Terbanyak Menggunbakal Kalkulatir Zat Besi pada Aplikasi eNutri."

Anemia merupbakal masalah kesehatan nan banyak dihadapi para Bunda dan anak-anak Indonesia. Permasalahan ini menjadi perhatian serius untuk segera dientaskan agar tak menyebabkan stunting, Bunda. Di mana nantinya stunting bakal menghalang perkembangan otak dan tumbuh kembang Si Kecil.

Mengapa anemia mendapat perhatian serius dari ribuan perawat di Indonesia?

Saat ini, Indonesia tetap menempati posisi ke-4 sebagai negara dengan prevalensi anemia tertinggi di Asia Tenggara. Itu artinya, tetap ada 1 dari 4 anak Indonesia nan berumur di bawah lima tahun berisiko mengalami anemia.

"Pencapaian rekor skrining dan edukasi pencegahan anemia pada ibu dan anak melalui Gerbakal Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia telah dilakukan oleh 31.864 Bidan dengan menggunbakal Kalkulator Zat Besi pada aplikasi eNutri dan sukses menjangkau 57.509 ibu mengandung dan menyusui serta 314.891 anak di seluruh Indonesia," ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI), Dr. Ade Jubaedah, S.Keb, Bdn, MM, MKM.

Diungkap Ade, skrining anemia nan terintegrasi seperti ini, menjadi kunci krusial untuk mengurangi nomor anemia ibu dan anak di Indonesia. Kegiatan ini telah berjalan sejak Februari 2025, dan menjadi gerbakal krusial dalam intervensi awal pencegahan kasus anemia.

Gerbakal skrining ini juga nantinya bakal diimbangi dengan beberapa langkah rekomendasi untuk perawat di Indonesia. Berikut di antaranya:

  • Bidan kudu berkedudukan aktif dalam pencegahan dan skrining Anemia Defisiensi Besi (ADB).
  • Skrining rutin ADB bagi anak serta Ibu mengandung dan menyusui di jasa kesehatan primer.
  • Alat Skrining Non-Invasif seperti Kalkulator Zat Besi dapat menjadi salah satu perangkat bantu penemuan awal resiko defisiensi besi pada jasa kesehatan primer.
  • Bidan dapat secara aktif merekomendasikan dan mengedukasi orang tua mengenai makanan terfortifikasi unsur besi serta turut serta mendampingi program suplementasi unsur besi pada Ibu dan Anak.

"Kami menghimaroma kepada para Bidan di seluruh Indonesia untuk terus mengedukasi tentang pentingnya memastikan kecukupan unsur besi harian pada ibu hamil, ibu menyusui dan anak untuk cegah anemia. Sebab, kondisi anemia defisiensi besi bakal menghalang tumbuh kembang optimal anak, terutama kepintaran anak apalagi dapat menjadi penyebab akibat stunting,"imbuh Ade dalam rilis nan diterima HaiBunda pada Selasa (24/6/2025).

Angka anemia ibu dan anak di Indonesia

Sama halnya dengan kondisi anemia defisiensi besi pada Ibu nan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan Ibu, tetapi juga dapat berakibat pada tumbuh kembang anak sejak di dalam kandungan. Apalagi, sejauh ini nomor kejadian anemia nan cukup tinggi di Indonesia.

Hal ini merupbakal imbas dari pola makan masyarakat Indonesia nan tetap kurang asupan unsur besi harian. Data menunjukkan 1 dari 3 anak tidak mengkonsumsi makanan kaya unsur besi sehingga menyebabkan nomor anemia di Indonesia sangat tinggi.

Selain itu, penelitian lain nan dilakukan pada lebih dari 400-an Ibu mengandung dan Ibu menyusui menunjukkan rata-rata konsumsi asupan unsur besi hanya 44 persen dan 63 persen dari Angka Kebutuhan Gizi (AKG) nan disarankan.

Tak hanya menerima penghargaan rekor MURI, IBI juga memberikan rewards pada perawat nan berjasa di bagian kemanusiaan. Di antaranya penghargaan diberikan kepada perawat nan telah melakukan tugas pekerjaan pada letak dan situasi krisis seperti di Palestina, Myanmar, pesawat, kendaraan dan perjalanan.


Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Selengkapnya
Sumber
-->