Microtransaction Assassin’s Creed Beri Pemasukan Hingga 100 Juta Euro Untuk Ubisoft

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Microtransaction Assassin’s Creed Ubisoft – Perusahaan Ubisoft belakangan ini terus menjadi perbincangan dalam industri video game. Ada berbagai macam kabar buruk seputar Ubisoft bagi komuntias Gamer, terlebih para fans franchise crippled perusahaan tersebut.

Baru-baru ini muncul laporan dokumen kalau layanan Microtransaction Assassin’s Creed bisa menghasilkan pemasukan hingga mencapai 100 Juta Euro untuk Ubisoft. Serius, nih?!

Microtransaction Assassin’s Creed Menghasilkan Hingga 100 Juta Euro Bagi Ubisoft

Microtransaction Assassin's CreedDarimana informasi tersebut berasal?

Laporan tersebut diklaim berasal dari dokumen soul Ubisoft yang bocor ke publik. Pada dokumen tersebut terungkap bahwa Ubisoft meraup pendapatan dari Microtransaction Assassin’s Creed yang bisa hingga mencapai 100 Juta Euro.

Diketahui ada sekitar €94 Juta berasal dari AC Odyssey. Lalu sekitar €112 Juta dari AC Valhalla. Untuk microtransaction yang sifatnya “menghemat waktu” seperti booster XP, pemain menghabiskan sekitar €47 juta di Odyssey dan €35 juta di Valhalla.

Assassin's Creed nan DibatalkanAssassin’s Creed

Angka-angka tersebut secara tidak langsung membuat microtransaction bukan lagi sekadar pemasukan tambahan, tapi juga “mesin uang utama” yang ikut menentukan arah desain sebuah game. Dampaknya, banyak keputusan besar ketika mengembangkan crippled yang akhirnya diutak-atik guna memaksimalkan peluang uang yang masuk dari microtransaction.

Ubisoft sendiri sering dihujat karena game-game Assassin’s Creed bergaya RPG terasa terlalu “grindy” dan bocoran dokumen itu menunjukkan ada dorongan finansial yang jelas di balik keputusan tersebut.

CEO Ubisoft Pernah Membela Soal Microtransaction

Microtransaction Assassin's Creed UbisoftYves Guillemot

Pada pertengahan tahun lalu, Yves Guillemot selaku CEO Ubisoft menyebut bahwa microtransaction membuat pengalaman bermain menjadi lebih menyenangkan karena pemain bisa mengkustomisasi tampilan karakter mereka atau mempercepat advancement permainan. Ia juga menegaskan bahwa microtransaction di game-game Ubisoft selalu bersifat opsional.

Pernyataan Guillemot terkait microtransaction tentu saja menuai reaksi negatif dari para pemain yang merasa jika mereka harusnya tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk mendapatkan point kosmetik di game-game single-player yang notabene sudah mereka beli.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Assassin’s Creed atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.

Selengkapnya
Sumber game
-->