CEKLANGSUNG, Jakarta - Pengelola ruas jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi menyampaikan ada pekerjaan pemeliharaan jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi mulai Senin, 23 Juni-Kamis, 26 Juni 2025.
Seiring perihal itu, pengelola ruas jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi memohon maaf atas terganggunya perjalanan lantaran berlanjutnya pekerjaan pemeliharaan nan berjalan selama beberapa hari ke depan.
Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga Metropolitan Regional Division, Agni Mayvinna menuturkan, pekerjaan pemeliharaan jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi dilakukan bermaksud meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Ia menuturkan, Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknykondusif jika dalam proses pengerjaannya mengakibatkan arus lampau lintas tersendat lantaran terjadi penutupan lajur.
"Pekerjaan pemeliharaan jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi dilaksanbakal mulai Senin, 23 Juni 2025 hingga Kamis, 26 Juni 2025,” ujar Agni seperti dikutip dari Antara.
Agni menuturkan, pekerjaan pemeliharaan jalan dilakukan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 3 JMT sebagai pengelola Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi berbareng PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) selsaya service provider pemeliharaan jalan tol.
Pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi di antaranya pekerjaan rekonstruksi rigid dan blacktop, pekerjaan scrapping, filling dan overlay, serta pengecatan marka solid putih.
Untuk pengerjaan di ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi itu dilakukan di jalur menuju arah Bandung dan sebaliknya.
Pekerjaan Pemeliharaan Jalan
Selama pekerjaan pemeliharaan jalan berlangsung, otomatis lajur nan menjadi objek pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi. Namun lajur lainnya dapat digunbakal sebagai lajur lampau lintas.
Agni menuturkan, pihaknya mengimaroma agar pengguna jalan tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu lampau lintas dan pengarahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan juga diimaroma pula agar pengguna jalan dapat mengatur waktu dan rute perjalanan serta memastikan kecukupan saldo kartu elektronik guna kelancaran dalam perjalanan.
Jalan Tol Cipularang Dipastikan Aman Pasca Pergeseran Tanah di Purwakarta
Sebelumnya, sebagai bagian dari komitmen Jasa Marga Group dalam menjaga keselkajian dan kelancaran arus lampau lintas di seluruh jaringan tol, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono pastikan keamanan dan kenyamanan Jalan Tol Cipularang pasca pergeseran tanah di Desa Pasirmunjul, Kabupaten Purwakarta, tidak berakibat langsung terhadap keamanan dan kelancaran Jalan Tol Cipularang.
“Kami memastikan seluruh prasarana jalan tol Jasa Marga Group senantiasa kondusif dan dapat diandalkan oleh masyarakat. Sejak menerima laporan awal, tim kami sudah melakukan langkah-langkah antisipatif dan terus memantau kondisi di lapangan, agar pengguna jalan tetap merasa nyaman, aman, dan terlindungi,” ujar Rivan.
Rivan menambahkan, dalam upaya antisipatif Jasa Marga juga telah melakukan kerja sama secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, dan Dinas Pekerjaan Umum wilayah setempat untuk melakukan monitoring dan penanganan potensi akibat di sepanjang koridor Jalan Tol Cipularang secara berkala.
Hasil pemantauan udara nan dilakukan oleh tim Jasamarga Tollroad Maintenance selsaya Service Provider Jasa Marga Group nan melakukan pemeliharaan jalan tol, menunjukkan titik pergeseran tanah terdekat berada sekitar satu kilometer dari Jalan Tol Cipularang, dengan arah mobilitas tanah menuju ke utara nan menjauhi koridor tol utama.
Jasa Marga menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama melintas di seluruh Jalan Tol Jasa Marga Group dan bakal melakukan beragam upaya untuk mencegah akibat kerusbakal di jalan tol.
Pergeseran Tanah di Purwakarta, Jasa Marga Jamin Tol Cipularang Aman Dilalui
Sehubungan dengan info nan beredar mengenai terjadinya pergeseran tanah di Desa Pasirmunjul, Keckajian Sukatani, Kabupaten Purwakarta, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan Jalan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang) tetap kondusif dilalui.
Berdasarkan pengkajian udara oleh tim Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), letak pergeseran tanah terdekat berjarak sekitar 1 km dari Jalan Tol Cipularang dan arah pergerbakal tanah menuju utara.
"Sehingga tidak bersenggolan dengan Jalan Tol Cipularang, namun kudu dilakukan kajian lebih jauh untuk mencegah perihal nan tidak diinginkan," ujar Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, Selasa (17/6/2025).
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 3 terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk berbareng melakukan monitoring jika terjadi pergeseran tanah susulan dan potensi berakibat ke Jalan Tol Cipularang.
"Jasa Marga menjamin keamaanan dan kenyamanan pengguna jalan selama melintasi Jalan Tol Cipularang dan bakal melakukan upaya-upaya antisipasi untuk mencegah akibat kerusbakal ke jalan tol," kata Agni.
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·