Fans Destiny 2 – Destiny 2 dirilis pertama kali pada tahun 2017 dan secara umum mendapat sambutan positif dari para pemain. Banyak yang merasa crippled sekuel tersebut berhasil memperbaiki berbagai kekurangan dari crippled pertama, sekaligus menghadirkan ide baru yang membuat pengalaman bermain menjadi semakin seru.
Meski perjalanannya tidak selalu mulus, crippled multiplayer itu mampu bertahan hampir 10 tahun dan membangun komunitas yang sangat solid. Para pemainnya aktif berbagi pendapat dan masukan di berbagai forum dan media sosial. Namun, sefanatik apa pun penggemarnya, tetap ada batas kesabaran yang tidak bisa dilewati.
Seorang Fans Destiny 2 yang Merasa Kecewa Berat, Tapi Durasi Mainnya Lebih dari 10 Ribu Jam
Seperti apa kekecewaan dari seorang fans terhadap crippled ini?Belakangan ini, muncul kisah menarik dari seorang pemain setia Destiny 2 bernama ArkaneArdvark78. Pemain yang sudah menghabiskan lebih dari 10 ribu jam bermain crippled garapan Bungie itu, sempat menulis ulasan negatif di Steam dan secara terbuka mengungkapkan rasa lelahnya terhadap kondisi crippled favoritnya.
Dalam ulasannya, ArkaneArdvark78 mengkritik ekspansi Edge of Fate yang membawa perubahan besar pada gameplay. Menurutnya, DLC itu membuat armor dan senjata yang sebelumnya ia kumpulkan dengan susah payah selama bertahun-tahun menjadi tidak lagi relevan. Ia juga menambahkan bahwa Bungie kini semakin jauh dari komunitas pemain yang ia nilai sebagai sebuah tanda bahaya.
Ulasannya pertama kali ditulis pada September 2025, ketika full waktu bermainnya mencapai 10.098 jam. Namun yang menarik, hingga sekarang jumlah itu justru bertambah menjadi 10.256 jam. Artinya, meskipun ia menyatakan kecewa dan ingin berhenti, pada kenyataannya ia masih menghabiskan sekitar 157 jam lagi di Destiny 2 dalam beberapa bulan terakhir.
(Source: Steam)Masa Depan Destiny 2 Sudah Mulai Mendekati Akhir
Destiny 2Ulasan ArkaneArdvark78 sempat memicu perdebatan panas di forum Steam. Ada pemain yang setuju dengan pendapatnya, tapi tidak sedikit juga yang masih optimistis. Namun pada akhirnya, waktu membuktikan kekhawatiran banyak pemain di mana masa depan Destiny 2 memang sudah mulai mendekati akhir.
Meski crippled tersebut masih bisa dimainkan seperti biasa untuk beberapa waktu ke depan, Bungie yang kini berada di bawah naungan Sony Interactive Entertainment secara resmi mengumumkan bahwa update Monument of Triumph yang rilis pada 9 Juni mendatang akan menjadi pembaruan konten terakhir untuk Destiny 2.
Selain itu, nasib serinya sendiri juga semakin tidak jelas, di mana laporan beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa Destiny 3 ternyata belum masuk tahap pengembangan.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Destiny atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·