CEKLANGSUNG, Jakarta Kolaborasi antara Pelindo Peduli dan Yayasan Cah Angon dalam rangkaian program Local Champion Indonesia (LCI) sukses melaksanbakal delapan sesi training rutin dan satu sesi Market Intelligence dengan Atase Perdagangan (ATDAG) Korea Selatan.
Program nan melangkah sejak 30 April dan tetap berjalan sampai saat ini bermaksud untuk membekali pelsaya UMKM Indonesia dengan keahlian dan pengetahuan nan diperlukan untuk melakukan ekspansi ke pasar global.
Selama periode ini, training nan dilaksanbakal mencakup topik-topik krusial seperti identifikasi produk ekspor, penetrasi market global, menentukan nilai produk ekspor, arsip untuk ekspor, pengelolaan ekspor, serta penyesuaian produk dengan standar internasional. Sesi Market Intelligence nan diselenggarbakal berbareng ATDAG Korea Selatan memberikan wawasan langsung tentang pesenggang pasar di Korea Selatan serta langkah memanfaatkan info pasar untuk mengambil keputusan ekspor nan lebih tepat.
“Pelatihan ini sangat berfaedah bagi para pelsaya UMKM. Mereka tidak hanya mendapat pemahkondusif tentang langkah-langkah ekspor, tetapi juga dibekali dengan hubungan dan wawasan mendalam mengenai pasar global” ujar Direktur Eksekutif Cah Angon Foundation, Dhika Yudistira.
Selama nyaris dua bulan pelaksanaan, UMKM bimbingan Pelindo tak hanya mendapatkan wawasan praktis dari mentor-mentor ekspor nasional, tetapi juga sukses melakukan transformasi nyata dalam penyusunan arsip ekspor, serta penetrasi pasar melalui riset sasaran negara tujuan.
Kolaborasi Strategis
Kolaborasi strategis dengan Atase Perdagangan RI sendiri menjadi pintu awal penguatan jejaring jual beli internasional. Melihat antusiasme dan progres positif dari peserta, program ini ditargetkan terus dijalankan dengan enam training tambahan dan tiga sesi market intelligence lanjutan nan bakal berjalan hingga Agustus 2025. Setelah training dan Market Intellegence, program LCI bakal dilanjutkan dengan Inkubasi, Pitching, Business Matching sampai akhir Desember 2025 dan ditutup dengan pelepasan ekspor.
Ke depan, sesi-sesi mendatang bakal menggali lebih dalam tentang strategi ekspor nan lebih spesifik dan menghubungkan peserta dengan pesenggang pasar lebih luas, termasuk ekspor ke negara-negara internasional. Dengan adanya training lanjutan, UMKM peserta program ini diproyeksikan semakin siap untuk bersaing di pasar dunia dan mendominasi sektor ekspor dari Indonesia.
Kontribusi ke Perekonomian
Pelindo Peduli dan Cah Angon Foundation dalam Program Local Champion Indonesia (LCI) ini menjadi bukti nyata bahwa dengan training nan tepat dan support kolaboratif, UMKM Indonesia dapat berkembang dan menembus pasar internasional.
LCI dan Pelindo juga berambisi lebih banyak UMKM nan dapat memanfaatkan program ini untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia.
Suksesnya aktivitas ini tak terlepas berkah kerjasama aktif antara Cah Angon Foundation, Pelindo, dan beragam lembaga pendukung seperti, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta organisasi UKM Eksporter Indonesia.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·