Disdag Tertibkan “lapak Hantu” Di Pasar Johar, Ratusan Kios Kosong Disiapkan Untuk Pedagang Baru

Sedang Trending 13 jam yang lalu

SEMARANGUPDATE.COM – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang menemukan banyak gerai tidak aktif di Pasar Johar nan dibiarkan kosong dalam waktu lama.

Lapak-lapak ini kerap disebut sebagai “lapak hantu” lantaran tidak digunbakal meski sebagian tetap bayar retribusi.

Kepala Disdag Kota Semarang, Aniceto Magno da Silva, menyebut jumlah gerai nan terbengkalai mencapai ratusan unit dan tersebar di beragam titik pasar.

“Di lapangan itu banyak lapak nan tidak digunakan, kosong begitu saja dan mangkrak. Jumlahnya cukup banyak, mungkin sampai ratusan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia mengakui, hingga sekarang pihaknya belum mempunyai info komplit mengenai kepemilikan seluruh gerai tersebut.

Untuk itu, Disdag mulai melakukan langkah penataan dengan memberikan surat peringatan secara berjenjang kepada pemilik lapak nan tidak aktif.

“Saya sudah minta ke staf dan kabid untuk buatkan surat peringatan bertahap, mulai dari SP1 sampai SP3,” imbuh laki-laki nan berkawan disapa Amoy.

Menurutnya, kejadian ini terjadi dalam dua kondisi, ialah gerai nan tidak digunbakal dan tidak bayar retribusi, serta gerai nan tetap bayar namun tidak dimanfaatkan untuk berdagang.

Amoy menegaskan, kedua kondisi tersebut tetap melanggar patokan lantaran setiap pedagang wajib menempati lapaknya sekaligus memenuhi tanggungjawab retribusi.

“Ada nan dibiarkan kosong 4 tahun, 5 tahun, apalagi sampai 10 tahun. nan boleh jualan di Pasar Johar kudu ditempati dan bayar retribusi,” tegasnya.

Setelah proses penertiban rampung, Disdag berencana mengalihkan gerai kosong tersebut kepada pedagang lain nan membutuhkan.

Upaya ini diharapkan bisa menghidupkan kembali aktivitas pasar serta meningkatkan pendapatan wilayah dari sektor retribusi.

“Padahal peminatnya banyak sekali. Setelah kita kosongkan, datanya sudah ada, langsung kita relokasi. Lapak nan kosong kita ambil alih untuk diisi pedagang lain” tandasnya. (*)

Selengkapnya
Sumber semarangupdate
-->