Director The Last Of Us Multiplayer Sebut Gamenya Siap Diumumkan Sebelum Dibatalkan Sony

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Director The Last of Us Multiplayer Sony – Mode Factions di The Last of Us dulunya mendapat sambutan luar biasa dari para pemain sehingga Naughty Dog pun memutuskan untuk bukan hanya sekadar mengembangkan mode yang ada, melainkan membangun sebuah crippled multiplayer standalone yang berdiri sendiri di semesta yang sama.

Game tersebut dikenal dengan judul The Last of Us Online atau disebut juga sebagai The Last of Us Multiplayer dan pertama kali dikonfirmasi pada 2022. Sayangnya, crippled tersebut berakhir mengecewakan dimana crippled itu resmi dibatalkan pada tahun 2023 yang lalu. nan lebih menyakitkan, Director crippled tersebut mengungkap bahwa pengembangan crippled ini sebenarnya sudah siap mereka umumkan ke publik sebelum berakhir dibatalkan oleh Sony.

Director The Last of Us Multiplayer Menceritakan Gamenya Siap Diumumkan Sebelum Berakhir Dibatalkan Sony

Director The Last of Us MultiplayerDirector The Last of Us Multiplayer Sebut Gamenya Siap Diumumkan Sebelum Dibatalkan Sony 5

Dalam section terbaru Lance E. Lee Podcast, Vinit Agarwal selaku Game Director The Last of Us Multiplayer atau The Last of Online memberikan informasi yang cukup mengejutkan bagi para fans.

Vinit Agarwal mengatakan bahwa proses pengembangan The Last of Us Online sebenarnya sudah sekitar 80% hampir selesai saat proyeknya dibatalkan oleh Sony. Tidak sampai disitu saja, bahkan dia dan timnya sendiri baru mengetahui pembatalan itu terjadi kurang dari 24 jam sebelum crippled tersebut mereka umumkan ke publik.

Concept Art The Last Of Us OnlineThe Last Of Us Online

Agarwal yang terlibat dalam pengembangan crippled itu selama hampir tujuh tahun, mulai dari 2016 hingga 2023 menyebut dua faktor utama di balik pembatalan itu adalah masalah pendanaan dan dampak pandemi COVID-19.

Salah satu alasan mengapa PlayStation mendanai The Last of Us Online adalah karena popularitas crippled online pada masa pandemi yang sedang naik. Namun seiring kondisi dunia yang mulai kembali beraktivitas normal, Naughty Dog dihadapkan pada pilihan sulit.

Saat itu, mereka harus memilih salah satu diantara melanjutkan The Last of Us Online sebagai proyek eksperimental, atau mengalihkan seluruh sumber daya mereka untuk crippled berikutnya dari Neil Druckmann yaitu Intergalactic: The Heretic Prophet. Naughty Dog akhirnya memilih opsi kedua dan bagi Agarwal, keputusan itu terasa seperti pukulan telak.

Butuh Sumber Daya Banyak untuk Proyeknya

Director The Last of Us Online SonyProyek crippled TLoU Online membutuhkan sumber daya yang banyak untuk menjalankannya

Ketika The Last of Us Online resmi dibatalkan, Naughty Dog mengakui bahwa crippled tersebut sebenarnya menyimpan potensi yang luar biasa dan menawarkan pengalaman yang benar-benar unik. Namun, begitu pengembangan masuk ke tahap produksi penuh, barulah tim menyadari betapa besar skala dan ambisi yang dibutuhkan.

Sebagai game live-service, Naughty Dog harus siap mendedikasikan sumber daya untuk mendukung crippled itu dalam jangka panjang. Konsekuensinya tentu saja tidak kecil karena fokus workplace akan terpecah dan proyek-proyek single-player yang selama ini menjadi identitas Naughty Dog bisa terbengkalai begitu saja.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Last of Us atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further accusation and different inquiries, you tin interaction america via author@gamebrott.com.

Selengkapnya
Sumber game
-->