Jakarta -
Kemajuan teknologi memudahkan banyak orang mencari info mengenai langkah menurunkan berat badan nan cepat. Baru-baru ini, seorang wanita berjulukan Anjani Bhoj memanfaatkan perihal tersebut untuk membantu penurunan berat badannya.
Anjani Bhoj menggunakan ChatGPT untuk mengatur program diet hariannya. Melalui saran diet dari ChatGPT, dia sukses menurunkan berat badan hingga 5 kilogram (kg) dalam waktu 40 hari.
Cara diet turunkan 5 kg dengan ChatGPT
Anjani Bhoj membagikan langkah diet menurunkan berat badan dengan ChatGPT di akun IG miliknya. Melalui unggahan ini, dia apalagi mendorong orang-orang untuk mengikuti caranya, Bunda.
"Saya kehilangan berat badan 5 KG dalam 40 hari... dan tidak, itu bukan keajaiban. Itu hanya saya, ChatGPT, dan banyak perihal nan dulu saya katakan 'Saya tidak mau melakukannya, tetapi saya bakal tetap melakukannya, untuk diri saya sendiri dan untuk tubuh saya'," tulisnya, dikutip dari Hindustan Times.
Dalam aplikasi ChatGPT, Anjani Bhoj menggunakan prompt unik untuk mendapatkan rekomendasi program diet. Berikut isi prompt-nya di ChatGPT:
"Hai ChatGPT, saya [nama], [usia], [tinggi], dan [berat]. Saya menderita PCOS (terkendali) -jika tidak mengidapnya, dapat melewati langkah ini-. Saya mau menghilangkan lemak dan membangun otot (lean muscle). Saya berolahraga 5 hari seminggu. Tolong berikan saya rencana latihan dan diet mingguan. Saya makan ayam, telur, biji selasih, salad, dan whey. Saya menghindari susu dan gluten [berdasarkan preferensi makan]."
Setelah menuliskan prompt-nya dengan detail, rencana program dietnya keluar dari ChatGPT. Dalam program diet tersebut, dia diberikan rencana latihan alias olahraga dan pengaturan pola makan selama 40 hari.
"Saya menderita PCOS!! Itu artinya perut saya sering kembung, mempunyai kemauan makan besar, daya rendah, dan lemak membandel nan tidak mau hilang!! Namun kali ini, ChatGPT punya rencana, rencana nan nyata," tulisnya.
"ChatGPT membikin rencana latihan dan makan unik selama 40 hari. Tidak ada kardio ekstrem, tidak ada kelaparan. Hanya konsistensi, kesabaran, dan usaha, apalagi saat saya tidak punya motivasi sama sekali, saya melangkah terus maju."
Manfaat nan didapat setelah menjalani diet dari ChatGPT
Anjani Bhoj tak hanya kehilangan 5 kg berat badannya dari program diet ChatGPT. Setelah menjalani diet, dia menjadi lebih disiplin dengan pola hidupnya, Bunda.
"Ada hari-hari ketika saya tidak mau bergerak. Hari-hari ketika hormon saya bergolak dan motivasi saya lenyap begitu saja. Namun, setiap kali saya mau berhenti, saya mengingatkan diri sendiri, 'Kamu telah melakukan hal-hal nan lebih susah dari ini'," katanya.
"Dan coba tebak? Saya tidak hanya kehilangan 5 kilogram, tetapi saya mendapatkan sesuatu nan jauh lebih besar, disiplin, kekuatan, dan kepercayaan diri untuk melakukan apa pun nan saya inginkan. Saya selalu menjadi orang nan mudah menyerah, entah itu berakhir mengonsumsi alkohol, gula, kebiasaan buruk, alias sekadar lingkungan nan buruk. Saya telah kandas berkali-kali, tetapi untuk pertama kalinya, ini terasa seperti kemenangan, dan itulah nan membikin saya terus maju," lanjutnya.
Anjani Bhoj merekomendasikan prompt ChatGPT untuk membantu program diet. Meski terkesan sederhana, program diet nan dijalaninya tetap memerlukan upaya besar untuk mencapai keberhasilan, Bunda.
"Jika saya bisa mengatasi PCOS, maka KAMU juga bisa!! Tidak ada jalan pintas. Hanya rencana cerdas, langkah-langkah kecil, dan dia muncul setiap hari. Sekarang, tanyakan saja pada ChatGPT dan mulailah, tetapi lakukan juga riset sebelum memulainya. Pada akhirnya, itu tubuhmu, dan Anda kudu mengetahuinya," ujar Anjani.
Ilustrasi Diet dengan ChatGPT/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Kata master soal diet dengan ChatGPT
ChatGPT memang dirancang untuk menjawab semua pertanyaan, termasuk bisa memberikan rekomendasi diet. Bahkan, prompt di ChatGPT dapat digunakan untuk membikin rencana diet bagi Bunda dengan kondisi tertentu, seperti mempunyai alergi.
Namun, menurut studi nan diterbitkan di jurnal Nutrition tahun 2023, peneliti mengatakan bahwa rencana diet tersebut mungkin tidak semuanya aman. "ChatGPT, setidaknya dalam jenis nan diuji pada Januari 2023, umumnya menghasilkan rencana diet seimbang untuk orang-orang dengan alergi makanan, tetapi tidak semuanya aman," kata peneliti utama Pawel Niszczota, dikutip dari Fox News.
Nah, dengan mempertimbangkan akibat tersebut, para peneliti berupaya untuk menentukan keamanan penggunaan ChatGPT. Hal itu mengingat tetap banyaknya ditemukan kasus akibat reaksi alergi makanan, Bunda.
Menurut Niszczota, hasil prompt ChatGPT juga sering kali menghasilkan ragam makanan nan terbatas untuk program diet. Hal itu bisa menjadi penghalang bagi seseorang untuk konsisten menjalani diet nan direkomendasikan.
"Versi [ChatGPT] nan digunakan dalam penelitian tersebut menghasilkan menu nan monoton dengan pengulangan makanan nan sering disarankan, nan mungkin tidak bakal diikuti untuk jangka waktu lama," ungkap Niszczota.
Sayangnya, studi ini tetap mempunyai keterbatasan. Saat penelitian dilakukan, setidaknya ChatGPT telah diperbaharui sebanyak tujuh kali.
Sebagai referensi program diet, pemilik Sound Bites Nutrition Lisa Andrews, MEd, RD, LD. Andrews mengatakan bahwa penggunaan ChatGPT untuk diet perlu mendapatkan perhatian. Sebab, aplikasi canggih ini tidak bisa bisa saja memberikan menu diet nan tidak sesuai kondisi seseorang.
"Dia (ChatGPT) tidak bisa mengetahui riwayat diet untuk menyarankan perubahan pada pola diet seseorang. Dia juga tidak bisa mengevaluasi makanan nan sudah dikonsumsi. Misalnya, pengidap glukosuria nan juga mengalami sakit ginjal. Bot tidak bakal bisa mengidentifikasi perihal tersebut dari menu diet nan diminta," ungkap Andrews, dikutip dari Health.
Untuk menjalankan program diet, Andrews tetap menyarankan berkonsultasi dengan mahir secara langsung. Pakar nutrisi, misalnya, dapat memberikan program diet sesuai kebutuhan pasiennya.
"Ahli nutrisi secara teliti bakal mempertimbangkan riwayat kesehatan, kesehatan mental, preferensi makanan, style hidup, dan tujuan nan mau dicapai. Mereka tidak hanya memberikan buahpikiran makanan dan bimbingan, tapi juga membantu pasiennya untuk berkomitmen terhadap perubahan nan dilakukan untuk betul-betul meningkatkan kesehatan dalam jangka panjang," imbuhnya.
Demikian langkah diet dengan ChatGPT dan tanggapan dari pakar. Semoga info ini berfaedah ya.
Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·