Alyssa Daguise Dan Al Ghazali Tak Tunda Punya Momongan, Ungkap Mau Punya 7 Anak

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

Jakarta -

Ahmad Al Ghazali Kohler baru saja menyandang status resmi sebagai seorang suami dari Alyssa Daguise, wanita berdarah campuran Prancis–Indonesia nan juga merupbakal model sekaligus aktris Bunda.

Setelah menjalani hubungan nan cukup lama, keduanya akhirnya resmi menikah pada Senin, 16 Juni 2025. Pernikahan nan berjalan secara sakral dan penuh kehangatan ini digelar di hotel mewah The St. Regis Jakarta Selatan, menggunbakal budaya Sunda nan kental dengan nilai budaya dan kekeluargaan.

Alyssa tampil menawan mengenbakal kebaya putih rancangan Tex Saverio, komplit dengan siger Sunda dan hiasan melati. Sementara Al tampak gagah memakai beskap Sunda berwarna putih dari desainer Agus Lim, dengan sentuhan elegan namun tetap tradisional.

Selain itu, beberapa hari setelah akad, tepatnya pada 19 Juni 2025, family Al menggelar aktivitas ngunduh mantu di JCC (Jakarta Convention Center). Kali ini suasana lebih meriah, dengan pagelaran Reog Ponorogo, sentuhan budaya Jawa Solo, dan dihadiri lebih banyak tamu dari beragam kalangan.

Rencana promil Alyssa dan Al Ghazali

Uniknya dalam sebuah wawancara nan ditayangkan dalam channel YouTube The AL’s, Al dan Alyssa dengan lugas mengungkapkan bahwa mereka tidak mau menunda mendapatkan momongan. 

“Ya sebenarnya sedikasihnya. Kita nggak mau melangkahi nan udah diatur Allah juga,” ujar Al. 

Alyssa pun menanggapi pernyataan Al. Ia sependapat dengan dengan nan tidak mau menunda mempunyai anak langsung.

“Kita enggak nunda, sedapetnya aja,” ujar Alyssa. 

Bagi banyak pasangan muda, menunda kehamilan bisa jadi pilihan, tapi bagi Al dan Alyssa, kehadiran anak justru menjadi bagian dari angan nan mau segera diwujudkan bersama.

Target jumlah anak Al Ghazali dan Alyssa Daguise

Yang tak kalah menarik, Al sempat mengungkapkan keinginannya untuk mempunyai 7 anak! Bagi Al, nomor 7 merupbakal nomor favoritnya. Namun, niat ini langsung mendapat respons realistis dari Alyssa.

“Tapi kan bukan Anda nan ngelahirin,” ujar Alyssa sembari tertawa. 

Ia pun menamapalagi bahwa setelah tahu gimana proses persalinan, dirinya merasa empat anak sudah cukup.

Bagi para Bunda nan sedang merencanbakal kehamilan, kisah Al dan Alyssa bisa jadi inspirasi. Tidak semua pasangan muda memilih untuk menunda, dan keputusan punya anak adalah perihal nan sangat personal. nan terpenting adalah kesiapan fisik, mental, dan komitmen berbareng pasangan.

Seperti Alyssa nan realistis soal jumlah anak, alias Al nan antusias dengan angan family besar, keduanya menunjukkan bahwa komunikasi dan kesepakatan adalah kunci dari setiap keputusan dalam rumah tangga.

Al Ghazali dan Alyssa DaguiseAl Ghazali dan Alyssa Daguise/ Foto: IG Al Ghazali & Alyssa Daguise

Tips hamil setelah menikah

Memulai perjalanan sebagai orang tua tentu jadi salah satu fase terindah dalam hidup. Tapi sebelum itu, ada baiknya Bunda dan pasangan menyiapkan diri secara menyeluruh, ya! Ini dia tips-tipsnya:

1. Periksa kesehatan reproduksi berdua

Setelah menikah dan mau langsung punya anak, krusial untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pra-kehamilan. Tujuannya untuk memastikan keduanya dalam kondisi subur dan sehat. Bisa dimulai dengan:

  • Cek darah & hormon
  • USG rahim
  • Analisis sperma untuk suami

2. Jaga pola mbakal dan style hidup

Mbakal makanan bergizi bisa bantu tubuh siap hamil, lho. Bunda bisa konsumsi:

  • Sayuran hijau
  • Buah-buahan
  • Protein (telur, ikan, daging tanpa lemak)
  • Asam folat (penting banget!)

Hindari makanan olahan berlebihan, rokok, dan alkohol. Jangan lupa juga cukup tidur dan rutin olahraga ringan seperti jalan kaki alias yoga.

3. Kenali masa subur

Bunda bisa mulai mencatat siklus menstruasi untuk mengetahui kapan masa subur tiba. Masa ovulasi biasanya terjadi 12–16 hari sebelum menstruasi berikutnya. Bisa juga pakai aplikasi almanak kesuburan dan perangkat tes ovulasi. Sebab, berasosiasi di masa subur meningkatkan pesenggang kehamilan.

4. Ciptbakal lingkungan emosional nan nyaman

Stres rupanya bisa memengaruhi kesuburan, lho. Jadi krusial untuk saling support, tetap tenang, dan menikmeninggal prosesnya. Nikmeninggal waktu berdua tanpa terlampau terburu-buru.

5. Konsultasi dengan master kandungan

Kalau dalam 6–12 bulan belum mengandung padahal sudah rutin mencoba di masa subur, nggak ada salahnya konsultasi ke dokter. Dokter bisa bantu cari tahu penyebab dan beri solusi medis jika dibutuhkan.

6. Berdoa dan bersabar

Usaha dan pengetahuan memang penting, tapi jangan lupa iringi dengan angan dan hati nan tenang. Yakinlah bahwa setiap pasangan punya waktu terbaik masing-masing untuk dikaruniai momongan.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya
Sumber
-->