Menunggu pembaruan perangkat lunak pada ponsel pandai seringkali menjadi ujian kesabaran tersendiri bagi para pengguna teknologi. Terlebih jika Anda menggunbakal perangkat kelas atas nan semestinya mendapatkan prioritas utama. Setelah sekian lama dinanti, berita baik akhirnya menghampiri para pemilik ponsel lipat premium dari Motorola. Penantian panjang tersebut sekarang terbayar lunas dengan hadirnya penyegaran sistem operasi nan signifikan.
Motorola sebenarnya sudah cukup gencar menggulirkan Android 16 dalam beberapa waktu terakhir. Pembaruan ini telah menjangkau lebih dari selusin model ponsel pandai mereka, termasuk banyak jenis dari seri Edge dan Moto G. Namun, ironisnya, beberapa ponsel lipat premium seri Razr justru sempat tertinggal dan tetap kudu mengantre untuk mendapatkan giliran mereka. Situasi ini tentu sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan organisasi pengguna setia merek legendaris tersebut.
Kini, giliran itu akhirnya tiba. Motorola Razr 2025 secara resmi mulai menerima pembaruan ke Android 16. Langkah ini menjadi angin segar bagi pengguna nan mau merasbakal fitur-fitur terbaru serta peningkatan performa pada perangkat lipat mereka. Tidak hanya sekadar perubahan nomor versi, pembaruan ini membawa sederet peningkatan fungsional nan dirancang untuk memaksimalkan pengalkondusif penggunaan sehari-hari Anda.
Detail Firmware dan Wilayah Rilis
Pembaruan Android 16 untuk Motorola Razr 2025 ini datang dengan nomor firmware W1UC36H.96-24-4. Perlu diketahui bahwa di beberapa pasar tertentu, seperti India, perangkat ini dipasarkan dengan nama Razr 60. Meskipun Motorola belum memberikan pengumuman resmi secara dunia mengenai peluncuran ini, laporan dari pengguna di Reddit mengonfirmasi bahwa pengedaran pembaruan sudah dimulai, khususnya bagi pengguna di India. Tentu saja, ini menjadi indikasi kuat bahwa wilayah lain seperti Amerika Utara dan pasar dunia lainnya bakal segera menyusul dalam waktu dekat.
Bagi Anda nan memegang perangkat ini, ada baiknya segera mempersiapkan hubungan internet nan stabil. Berdasarkan tangkapan layar nan beredar, paket pembaruan ini mempunyai ukuran nan cukup masif, ialah sebesar 2,26 GB. Ukuran file nan besar ini wajar mengingat banyaknya perombbakal sistem di dalamnya. Sangat disarankan untuk menggunbakal jaringan Wi-Fi saat mengunduh guna menghindari pengurasan kuota info seluler Anda secara drastis.
Pembaruan ini sangat krusial mengingat persaingan ponsel lipat nan semakin ketat. Dengan pesaing Samsung nan terus berinovasi, Motorola perlu memastikan perangkat lunak mereka tetap relevan dan responsif. Jika notifikasi pembaruan belum muncul di layar Anda, jangan panik. Anda bisa memeriksanya secara manual dengan menavigasi ke menu Settings > System updates > Check for updates. Ingatlah bahwa proses peluncuran ini dilakukan secara bertahap, sehingga mungkin butuh waktu beberapa hari hingga beberapa minggu untuk merata ke seluruh pengguna.
Fitur Baru: Manajemen Mode dan Konektivitas
Salah satu perubahan paling mencolok dalam changelog Android 16 untuk Razr 2025 adalah pengorganisasian mode fokus. Setelah melakukan upgrade, Anda bakal menemukan menu baru di Settings > Modes. Di sini, Motorola mengelompokkan beragam mode seperti Do Not Disturb, Bedtime, dan Driving dalam satu tempat nan mudah diakses. Tak hanya itu, Anda juga diberikan kebebasan untuk membikin mode kustom nan sesuai dengan situasi spesifik, memungkinkan Anda memilih siapa saja alias aplikasi apa saja nan boleh menginterupsi aktivitas Anda.
Kemudahan ini juga merambah ke sektor konektivitas. Fitur baru memungkinkan Anda menghubungkan perangkat lain ke hotspot ponsel hanya dengan satu ketukan, asalkan kedua perangkat tersebut menggunbakal akun Google nan sama. Anda tidak perlu lagi repot memasukkan kata sandi nan rumit. Fitur praktis ini tentu melengkapi kelebihan bentuk Razr 2025 nan mungkin mempunyai desain mewah, menjadikannya tidak hanya ckuno di luar tapi juga pandai di dalam.
Peningkatan Audio dan Stabilitas Sistem
Motorola juga memberikan perhatian unik pada aksesibilitas, terutama bagi pengguna perangkat bantu dengar. Pembaruan ini membawa support nan lebih baik untuk perangkat bantu dengar berenergi rendah (low-energy audio). Pengguna sekarang dapat memilih untuk menggunbakal mikrofon bawaan pada perangkat bantu dengar alias mikrofon ponsel saat melakukan panggilan suara. Selain itu, volume bunyi sekitar (ambient sound) nan ditangkap oleh mikrofon perangkat bantu dengar juga dapat disesuaikan. Fitur ini sangat membantu meningkatkan kejernihan panggilan di lingkungan nan bising alias saat baterai perangkat bantu dengar mulai menipis.
Di luar fitur-fitur baru tersebut, pembaruan sistem Android ini juga membawa peningkatan fundamental. Ini mencakup keamanan nan ditingkatkan untuk melindungi dari anckondusif malware dan phishing, serta kompatibilitas aplikasi nan lebih baik dengan jenis terbaru. Performa sistem operasi juga dioptimalkan untuk memberikan pengalkondusif nan lebih mulus, stabilitas nan lebih baik, dan dalam beberapa kasus, daya tahan baterai nan lebih panjang. Hal ini krusial untuk menjaga daya saing Motorola di pasar foldable nan kian agresif.
Sebelum Anda menekan tombol instal, pastikan ponsel Anda mempunyai ruang penyimpanan nan cukup dan baterai terisi setidaknya 50 persen untuk mencegah kegagalan sistem saat proses berlangsung. Melakukan pencadangan info krusial juga sangat disarankan sebagai langkah antisipasi. Dengan pembaruan ini, Motorola membuktikan komitmennya dalam memberikan support jnomor panjang, meskipun pengguna tetap kudu memantau kebijbakal update Android mereka untuk model-model lainnya di masa depan.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·